Jumat, 23 Maret 2018

Logika Switch di Pemograman PHP #5

Helloo everyone, masih semangat banget ya belajar PHP nya? Alhamdulillah.
Buat kalian yang baru masuk blog karna  postingan ini, kalian bisa cek part-part sebelumnya disini

PHP #2 PEMANASAN (Bikin tabel biodata diri? ayo cobain)
PHP #3 POST AND GET REQUEST (Bikin form pendaftaran?cekcek)

Nah kali ini kita mau bahas struktur logika switch di pemograman php, sebenernya switch itu apa sih? Secara definisi,

Struktur logika switch adalah sebuah stuktur percabangan yang akan memeriksa suatu variabel, lalu menjalankan perintah-perintah yang sesuai dengan kondisi yang mungkin terjadi untuk variabel tersebut. Struktur switch ini mirip dengan struktur IF yang ditulis berulang.


Untuk aturan penulisannya, struktur switch terdiri dari beberapa bagian, berikut format dasar penulisan switch dalam PHP:

1
2
3
4
5
6
7
8
9
switch ($var)
{
case value1:
   statement1;
   break;
case value2:
   statement2;
   break;
}

Setelah kata kunci switch, kita harus mencantumkan variabel yang akan diperiksa nilainya didalam tanda kurung, lalu memulai block switch dengan kurung kurawal.

Tiap kondisi yang mungkin terjadi dicantumkan setelah kata kunci case, lalu diikuti dengan nilai yang akan dibandingkan dengan nilai variabel switch. Jika kondisi sesuai, maka baris program statement akan dijalankan. Kata kunci break digunakan untuk keluar dari switch, sehingga PHP tidak perlu memeriksa case berikutnya. Alur program untuk switch akan dieksekusi dari baris pertama sampai terakhir. Kata kunci break memegang peranan penting untuk menghentikan switch.

Apabila  kita  perhatikan dari  konsep  SWITCH,  maka  kita  bisa  menyimpulkan bahwa proses pr oses   pengecekan    atau   pengujian   persyaratan    yang   terjadi   hanyalah perbandingan dalam bentuk ’sama dengan’ atau ‘==’.

SWITCH  tidak  bisa  digunakan  untuk  kondisional  yang  di  dalamnya  terdapat proses perbandingan seperti ‘lebih besar dari’, ‘lebih kecil dari’, ‘lebih kecil atau sama dengan’, ‘lebih besar atau sama dengan’ dan ‘tidak sama dengan’. Melihat hal ini memang penggunaan   statement   IF  untuk  menyatakan   kondisional   lebih  fleksibel   daripada SWITCH.


Oh ya kalian inget ngga si, diawal belajar PHP kita bisa membuat program yang menyatakan bulan tanggan tahun bahkan jam menggunakan PHP, kita juga bisa coba penyebutan bulan ini dengan switch loh,

Contoh programnya kaya gitu, sederhana banget kan buat dicoba, nanti hasilnya kaya gini

Coba kalian perhatian programnya, variable $namaBulan bisa kalian ubah jadi apapun. Jadi misalnya ini kan bulan maret, disaat program memilih maret aku mau output keluarannya jadi "Bulan ini adikku ulang tahun loh" maka programnya aku ubah jadi :



dan outputnya menjadiiii :

Oke langsung sharingg sambil buat" program aja yaaa

1. Sekarang kita coba main tebak-tebakan, kalau ada program kaya gini :
<?php
$bil = 10;
switch($bil)
{
case 5 : echo "Bilangan sama dengan 5 <br />";
break;
case 8 : echo "Bilangan sama dengan 8 <br />";
break;
case 10 : echo "Bilangan sama dengan 10 <br />";
break;
case 12 : echo "Bilangan sama dengan 12 <br />";
break;
default : echo "Bilangan tidak sama dengan 5, 8, 10 dan 12 <br />";
break;
}
?>

Kira-kira apa sih outputnya ?
Ayo tebakkk..
coba kalian perhatiin dulu disana, variable bil diisi 10 dan disana ada case 5,8,10,12 dan case lainnya untuk pilihan selain casecase 5,8,10,12. So, apa kirakira outputnyaaa ??

Oke kita liat hasilnya diprogram


Nah outputnya 'Bilangan sama dengan 10' 
Kalau nilai variable diganti jadi $bil = 5, outputnya 'Bilangan sama dengan 5'
Kalau nilai variable diganti jadi $bil = 8, outputnya 'Bilangan sama dengan 8'
Kalau nilai variable diganti jadi $bil = 12, outputnya 'Bilangan sama dengan 12'
Kalau nilai variable diganti jadi $bil = 50, outputnya 'Bilangan tidak sama dengan 5,8,10 dan 12'
Kalau nilai variable diganti jadi $bil = 100, outputnya 'Bilangan tidak sama dengan 5,8,10 dan 12'
Yapp bisa disimpulkan bahwa deklarasi $bil=(suatunilai) itu jadi penentu keluaran apa yang akan ditampilkan, dan pilihan pilihan itu disimpan dalam perincian case. Disaat nilainya tidak sesuai dengan pilihan yang ada di case, maka outputnya akan menampilkan hasil keluaran case default.

2. Karyawan  honorer  di  perusahan  XXX  digaji  berdasarkan  jumlah  jam  kerjanya selama satu minggu. Bila jumlah jam kerja selama  satu  minggunya  lebih  besar  dari  48  jam,  maka  sisanya  dianggap  jam lembur dengan upah per jam lemburnya adalah Rp. 3.000,-
dalam hal ini terdapat 4 jenis upah perjam nya dibedakan berdasarkan golongan:
Golongan A B C D Upah perjam Rp. 4.000,- Rp. 5.000,- Rp. 6.000,- Rp. 7.500,- 
Sedangkan upah lemburnya dihitung sama untuk setiap golongan. Buatlah form untuk mengisikan jumlah jam kerja selama seminggu, dan juga memilih golongan karyawannya (gunakan combo box). Apabila form tersebut disubmit maka akan muncul jumlah upah yang diperoleh karyawan.



Hasilnya gini :
3. Karyawan  honorer  di  perusahan  XXX  digaji  berdasarkan  jumlah  jam  kerjanya selama satu minggu. Upah per jamnya adalah Rp.  2.000,-. Bila jumlah jam kerja selama  satu  minggunya  lebih  besar  dari  48  jam,  maka  sisanya  dianggap  jam lembur dengan upah per jam lemburnya adalah Rp. 3.000,-

Buatlah form untuk memasukkan jumlah jam kerja selama satu minggu seorang karyawan. Setelah form disubmit, maka akan tampil jumlah upah yang diterima karyawan tersebut. Gunakan script PHP untuk membuat hal ini. Gunakan konsep SWITCH.
Programnya kaya gini :






4. Dengan  menggunakan  konsep  SWITCH,  buatlah  script  untuk  membaca  bulan saat ini dan tampilkan jumlah hari dalam bulan tersebut.
Programnya kaya gini :


Tampilannya :
5. Buatlah  aplikasi  sederhana  untuk  menghitung  luas  beberapa  bangun  datar. Pertama   buat   halaman   index.php   yang   isinya   menu   pilihan   berbentuk radiobutton atau combobox yang itemnya sbb:
     - Bujur sangkar
     - Persegi panjang
     - Lingkaran
     - Segitiga
Dan sebuah tombol submit di bawah pilihan menu tersebut.
Misalkan  apabila  user  memilih  menu  Bujur  Sangkar  dan  ia  mengklik  submit, maka nantinya akan muncul form untuk mengisikan panjang sisi bujur sangkar dan sebuah tombol submit. Jika tombol submit ini diklik maka selanjutnya akan muncul hasil luasnya. Selanjutnya bila user memilih Persegi Panjang dalam menunya dan ia mengklik submit maka akan muncul form untuk mengisikan panjang dan lebar persegi panjang serta sebuah tombol submit. Bila tombol ini diklik maka akan memunculkan hasil luas persegi panjang. Begitu seterusnya….

Programnya :
 Save : Luas.php


Penjelasan : Ini untuk tampilan awalnya, milih dulu mau menghitung luas apa lalu nanti diarahkan ke link phpnya masing" untuk proses memasukkan nilai perhitungan. Dibutuhkan program" lanjutan untuk proses perhitungan.
Save : bujursangkar.php

Save : persegipanjang.php

Save : segitiga.php


Save : lingkaran.php

Nah keempat program itu bakalan jadi lanjutan dari program luas.php setelah kita memilih bangun datar dan klik simpan. Di program lanjutan ini, user akan memasukkan nilai dari bangun datar kemudian dilanjutkan dengan proses menghitung dan menampilkan hasilnya.
Nanti outputnya kaya gini gengs : 

 

Di tampilan ini, user dipersilahkan memilih akan menghitung luas apa, setelah itu klik simpan dan akan muncul link yang bertuliskan 'Ayo menghitung luas bujur sangkar' lalu klik link itu dan nanti akan dibawa ke tampilan selanjutnya.


Nah kaya gitu tampilannya, sebelumnya aku kasih input 12 makannya hasil perhitungannya jadi 144.
Perhatikan disana, ada garis merah yang sengaja aku buat. Ketika kita klik yang bujur sangkar, maka link secara otomatis mengarahkan kita pada link bujursangkar.php sehingga kita bisa melakukan perhitungan yang sesuai.
Ini kalau kita memilih yang 'Persegi panjang'

Ini tampilan ketika kita memilih 'Lingkaran'

Last but not least, ini tampilan ketika kita memilih 'Segitiga'


Wah makin lama makin seruu yaaa.. Semangat terus pelajarin PHPnya!
See u on the next post !
Klik 'ikuti aku' untuk ngga ketinggalan postingan PHP#6!!!
D  A N K E 🎔🎔

1 komentar: