Tampilkan postingan dengan label Pengalaman. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pengalaman. Tampilkan semua postingan

Senin, 04 Februari 2019

How I Pass My Final Year @Vocationalhighschool #Sharingtimepart1


      

        Untuk sebagian orang, masa masa dimana kita menginjak kelas dua belas adalah masa yang paling krusial untuk mengambil keputusan. Di umur yang secara psikologis masih dalam taraf labil, kita dituntut untuk paham tentang apa yang kita inginkan kedepannya. Mau ngga mau semua itu harus dilewatin sebaik-baiknya.

Sama seperti kebanyakan orang, dulu juga aku bingung mau lanjut kemana dan harus fokus belajar tipe soal ujian yang mana. Diawal kelas 12, aku daftar bimbel intensif SBMPTN. Sebagai anak SMKPNB, aku ngerasa asing disana (wkwk yaiyalah). Masuk sana dengan ekspektasi, mungkin aku bisa memperjuangkan FTMD-ITB. Ekspektasi itu muncul sebelum aku belajar banyak tentang soal" SBMPTN. Setelah melewati beberapa kali pertemuan, aku merasa banyak tertinggal di fisika, kimia dan yang pasti biologi. Ya aku mencoba optimis sesekali, tapi sayangnya aku ngga bisa terus terusan maksain. Dari segi waktu, aku gak punya banyak waktu lagi dan dari segi peluang itu kecil sekali mengingat FTMD-ITB itu diinginkan oleh banyak siswa/i dari SMA favorit yang mereka sudah biasa dengan soal" SBMPTN dan sudah lebih matang persiapannya.

Menyadari beberapa hal itu, aku mulai cari informasi tentang Politeknik Negeri dan beberapa jalur kerja sama. Karena dasarnya aku dari SMK, mungkin akan lebih sesuai kalau aku berjuang disana.
Waktu itu target ku,
1. Politeknik Negeri Bandung (POLBAN), DIII Teknik Aeronautika
2. Politeknik Negeri Sriwijaya (POLSRI), kelas Kerjasama GMF (avionic)
3. Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) , kelas Kerjasama GMF (powerplant)
4. Politeknik Elektronika Negeri Surabaya(PENS),GMF(avionic)(udah ngga ada)
5. Politeknik Negeri Malang (POLINEMA), kelas Kerjasama GMF (avionic)

Waktu itu mau Polban karna emang suka banget gitu sama bandung trus Polban juga dikenal Politeknik ITB. Kebetulan ada DIII Aeronautika juga, jadi ngerasa lebih sesuai aja kalau lanjut pendidikan disana, secara relasi di bandung juga banyak Aerospace manufacture jadi makin suka kan sama bandung hehe.

Polsri waktu itu dipertimbangkan karna banyak saudara disana, jadi mungkin lebih aman. Trus kan ada program kerjasama GMF juga, fokusnya juga ke avionic.

Kalau PNJ dijadiin target karna deket aja sih, secara fokus kan sebenernya kurang sesuai. Soalnya aku basic avionic tapi di kelas kerjasama GMF nya PNJ itu powerplant.

Nah PENS juga targetku, tapi kenapa aku tulisnya diakhir-akhir? 
Pertama karna letaknya yang jauh pol dan aku juga ga tau banyak tentang surabaya, ngga ada saudara yang tinggal di surabaya juga.
Kedua, PENS ini Politeknik terbaik di Indonesia gengs. Yang aku bayangin itu pasti nanti peserta ujiannya banyak banget, pasti persiapan mereka 11 12 sama yang sbm, pasti ini politeknik yang diperebutkan banget, dan intinya aku pesimis. 
Tapi di sisi lain ini jadi semacam tantangan buat aku. Materi ujiannya juga masih sesuai sama pelajaran yang aku dapet di sekolah dan tempat bimbelku juga mempersilahkan aku buat konsultasi dan belajar lebih tentang soal soal politeknik. Setelah dibandingin masalah biaya, ternyata di PENS ini ngga terlalu memberatkan. Jadinya tuh dapet pendidikan dengan kualitas paling baik dengan biaya pendidikan yang ngga bikin repot orang tua, keren banget kan? aku sih ngga mungkin nolak :')

Dan yang juga jadi targetku, yang paling populer jalur kerjasamanya yaitu Polinema.
Polinema ini aku udah tau dari kelas 11, jalur kerjasama GMF nya udah ngga asing lagi.
Aku lumayan mempertimbangkan ini karna fokusnya ke avionic. Tapi yang jadi masalah, malang itu lebih jauh lagi dan lagi lagi aku gak paham banyak tentang malang. 

Alhamdulillah udah tau mau kemana, udah tau targetnya.
Soo kita bisa lanjut ke U S A H A -nya.

Aku banyak banget print soal politeknik, soal soal jalur kerjasama juga.
(Beberapa soal dan pembahasannya nanti aku upload ya)
Sekarang kalau dateng ke bimbel juga bahasnya soal politeknik, setiap pulang sekolah konsultasi dan mungkin hampir setiap hari mampir kesana hehe. Trus gimana nasib program SBM nya? yaa aku ngga fokus kesana, tapi kalau ada tes aku coba aja soalnya kan bisa sekalian merhatiin nilai matematika, bahasa indonesia sama bahasa inggrisnya.

Hampir setiap hari ngeluangin waktu buat nulis ulang materi atau ngerjain ulang soal soal poltek, ngga lupa juga buat latihan soal soal bahasa inggris karna Ujian kelas kerjasama GMF kan ada english testnya. 

Cara belajar sih balik ke masing masing ya, gimana cara yang paling efektif dan cocok buat kalian aja. Yang penting kalian udah tau targetnya kemana dan apa aja yang harus dipersiapkan. Pastiin dalam sehari kalian punya progres, perlahan aja. Rencana belajar juga penting, kapan soal-soal ini harus selesai dikerjain, kapan kamu bisa nguasain materi A, kapan harus belajar materi B, kapan kamu harus review soal-soal udah pernah dikerjain. Jangan sampe dalam satu hari kamu ngerasa do nothing, karna bakalan keterusan sampe hari hari berikutnya dan sayang kan kalau buang-buang waktu gitu aja.

Selain belajar, perhatiin juga masalah kesehatan. Minum air putih yang cukup, tidur yang teratur, olahraga, makan makanan yang bergizi. Sadar ga sadar semua itu berpengaruh loh, jadi jangan pernah disepelein ya.
Treat ur body and soul sebaikbaiknya biar lebih gampang diajak fokus dan serius pas belajar :)
Positif thinking aja, u can if u think u can do it, just simple as that.

Nah, lanjut sharing pengalamanku aja ya.

Bulan januari februari itu aku ngurus SNMPTN sama PMDK-PN.

SNMPTN itu apa sih ? Jelas ini udah ngga asing lagi ya.
Kalau kata si mbah,
Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) adalah seleksi penerimaan nasional yang dibentuk oleh Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional. Pola seleksi penerimaan mahasiswa baru ini menggunakan prestasi akademis (nilai raport). Program ini diperuntukkan bagi siswa/i yang berasal dari sekolah-sekolah yang sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh Panitia Pelaksana SNMPTN dengan sekolah merekomendasikan siswa/i berprestasi untuk didaftarkan sesuai persyaratan pendaftaran.

Seperti kebanyakan orang tau, jalur ini adalah jalur undangan dimana nantinya siswa/i yang direkomendasikan sekolah akan mengkonfirmasi nilai yang diupload oleh pihak sekolah lalu memberikan keterangan prestasi tambahan dan dilanjutkan dengan memilih jurusan dan universitas.
Aku ngga banyak berurusan di jalur ini karena peluang untuk mendapatkan universitas yang cukup bagus juga kecil. Kenapa bisa peluangnya kecil ? sepemahaman-ku, jalur ini mempertimbangkan rekam jejak sekolah, mulai dari alumni, prestasi dan keaktifan dari sekolah itu sendiri dan yang ku tau tidak ada alumni yang lanjut ke universitas negeri dan prestasi sekolah juga tidak sampai provinsi nasional. Jadi menurutku sekalipun keterima itu pasti diterima di universitas yang jauhh sekali dengan jurusan yang jarang diminati.

SNMPTN ini jalur undangan untuk masuk ke Perguruan Tinggi Negeri Non Vokasi (Universitas, Institut)
sedangkan PMDK-PN adalah jalur undangan untuk masuk ke Perguruan Tinggi Negeri Vokasi (Politeknik)

Bisa dibaca sendiri di website PMDK-PN ---> klik disini
Jelas ya ini untuk Politeknik Negeri di seluruh Indonesia.

Mau sedikit sharing tentang jalur PMDK-PN.
Karena aku SMK, aku punya harapan lebih di jalur ini, aku banyak tanya sama senior-senior yang juga pernah nyoba. Semua sarannya aku coba tampung, mulai dari usahain buat upload sertifikat, ranking yang disertakan pakai rangking pararel (pemeringkatan dari satu jurusan). Kesempatan ini bener-bener aku seriusin, scan berbagai data, upload raport, minta surat keterangan sampai akhirnya finalisasi dan minta tanda tangan kepala sekolah.

Fyi (For your information), Sertifikat yang paling berpengaruh kalau mau masuk politeknik itu sertifikat Lomba Kompetensi Siswa (LKS). Apa itu LKS? LKS adalah kompetisi tahunan antara siswa/i pada jenjang SMK sesuai bidang keahlian yang diajarkan. LKS ini setara dengan OSN (Olimpiade Sains Nasional) yang diadakan untuk Siswa/i di SMP/SMA.

Nah jalur PMDK-PN ini sedikit lebih banyak yang diurus dibandingkan dengan SNMPTN karena banyak file yang harus diupload sendiri, ada beberapa surat keterangan yang harus dilampirkan dan ujungnya nanti kita akan menyiapkan beberapa dokumen lalu mengirimnya ke Politeknik yang kita tuju.
Kalau waktu itu aku pilih Polban dan PENS, dengan pilihan pertama Polban.
jadi setelah upload berbagai data di form PMDK-PN,  aku juga menyiapkan berkas-berkas sesuai ketentuan di website Polban. Banyak-banyakin baca informasi ya biar ngga bingung.
Setelah semuanya siap, aku kirim dokumen-dokumen itu ke Politeknik Negeri Semarang.
eh ko semarang? (hehe) Politeknik Negeri Bandung maksudnya ^^
yaudah cuma bisa bismillah :)

Fyi aja, yang dari tadi dibahas itu Polban ya, beda sama Polman. Mereka sama sama di Bandung tapi beda politeknik-nya. 

Lanjut ya,
di bulan Maret April itu kalau ngga salah mulai sibuk persiapan ujian kejuruan + tryout UN.
kesalahanku di bulan-bulan ini tuh aku terlalu fokus belajar soal-soal politeknik, aku juga belajar TPA, pokoknya belajar untuk ujian masuk kuliah dan ngga terlalu mikirin Ujian Nasional. Karena aku fikir kalau aku bisa ngerjain soal ujian masuk kuliah = aku bisa ngerjain soal UN. yaa mungkin bener, matematika, bahasa indonesia dan english aku pelajarin juga. Tapi kan kalau UN Kejuruan ngga ada di ujian masuk kuliah, karna itu hasil UN Kejuruan ku menyesakkan. Sebenarnya aku belajar untuk UN Kejuruan ini, tapi tidak semaksimal aku belajar yang lain, ya gitu deh :')
Oh iya dibulan ini juga kayanya ada pendaftaran untuk sekolah kedinasan, di tahun 2018 kita cuma boleh milih satu sekolah, waktu itu aku pilih STAN karna saran ayah dan mama (klasik banget ya alasannya wkwk).

Mungkin ada yang bertanya-tanya, kenapa ngga milih kedinasan STPI atau ATKP  ? kenapa dari tadi ngga nyinggung sekolah penerbangan yang jelas-jelas ada dan sesuai sama kejuruan ku sekarang ?
Jawabannya adalah, aku ngga mau dan ngga suka kalau harus tinggal di Asmara (yhaa) Asrama maksudnya. Sekalipun ada yang comment, yaelah cuma 3tahun, cuma 4tahun. I really really don't care about that, kalau aku ngga suka ya gimana :') 
Ada beberapa pertimbangan juga sih, tapi ya intinya aku ngga pasang target kesana.
Tapi ya disana keren dan aku juga suka liatnya (Liat tarunanya ta? yhaha)

Aku lupa UN kapan, pokoknya 13 Mei udah wisuda aja (wkwk)

Bulan mei itu diawali dengan Ujian SBMPTN, iya tanggal 8 mei 2018 itu aku ikut ujian SBMPTN di Universitas Multimedia Nusantara (UMN). Loh kok ikut sbm ? ngapain ?
Iya iya emang ngga fokus belajar sbm, tapi pengen aja ngerasain pusing ngerjain soal sbm. Dari ikut prosesnya sampe bener bener ujiannya aku jadi lebih respect aja sih sama yang berjuang keras dan akhirnya lulus di sbm, karna emang ngga gampang ngelewatinnya. Mulai dari harus belajar ngebut setiap hari, rajin baca buku, kemana mana bawa buku, sholatnya, doanyaa, restu orang tua dan banyak usaha lainnya buat bkin lancar cuma buat ngadepin si ujian ini. Karena banyak kemungkinan kan, mungkin aja dia udah belajar banget,  tapi ternyata pas ujian dia sakit perut atau datengnya telat atau dia udah ngerjain fokus serius dan jawabannya bener tapi ternyata di panitia kertasnya hilang, nyelip atau kebawa angin atau ketumpahan kopi yaa atau atau lainnya. Semua kendala itu bisa aja terjadi dan ngga kefikiran sama kita, buat ngehindarin itu yaaa tadi, banyak-banyakin ibadah doaa pokoknya gas pol buat ngedeketin Allah swt. :)

Di tahun ini juga kegalauan tentang SBM banyak terjadi, masalahnya tuh : Boleh ngasal apa engga? (Kasarnya)
Jadi tahun tahun sebelumnya kan kalau salah dikasih poin -1, it means kita harus ngerjain yang yakin yakin aja biar ngga ngurangin nilai. Tapi ternyata, aturan itu tidak lagi berlaku di sbm kali ini, menurut informasi yang ada, kita diarahkan untuk mengerjakan soal sebanyak-banyaknya karena jawaban salah dan tidak diisi sama sama diberi poin 0. Banyak sekali kontroversinya, mulai dari hadirnya video yang malah membuat bingung para peserta sbm, arahan arahan yang membingungkan. Tapi bimbelku ini memang luar byasaaa, mentor mengarahkan kami untuk jawab saja semua soal karna salah tidak lagi diperhitungkan. Sayangnya,ada beberapa pihak yang justru percaya sama video yang sempat viral di youtube itu, mereka tetap yakin untuk jawab soal seadanya saja karna takut kalau salah akan tetap diperhitungkan dan mempengaruhi skor mereka. 
Kalau kamu ikut sbm 2018, kamu pasti paham betul permasalahannya hehe

Dibulan mei ini aku wisuda, dan masih sibuk konsultasi ke tempat bimbel untuk ikut tes UMPN (Ujian Masuk Polteknik Negeri) ditanggal 2 Juni.

UMPN itu apasih ? Nah UMPN ini kaya SBMPTN tapi buat masuk Politeknik Negeri, diadainnya serentak sama kaya sbm tapi ujiannya di politeknik yang kamu tuju. Ujiannya mencakup 4 materi yaitu fisika, matematika, bahasa indonesia dan bahasa inggris tapi ada beberapa ujian khusus untuk jurusan-jurusan tertentu.
Selain materi-materi UMPN diatas,beberapa politeknik juga mengadakan tes yang lain untuk menentukan kelulusan seperti tes kebugaran dan tes kesehatan, ada juga yang hanya menambahkan tes psikotes setelah UMPN.

Sebenernya aku belum ngerti mau ikut UMPN untuk masuk politeknik mana, karna sebelumnya kan targetku untuk jalur kerjasama bukan jalur UMPN. Karna waktunya juga udah ngga lama lagi, aku searching lah tentang jurusan-jurusan di politeknik.

Yang pertama aku cari tau itu Polban, dan ternyata Polban tidak gabung dalam UMPN. Polban punya ujian masuk sendiri namanya SMB (Seleksi Masuk Bersama), entah apa alasannya. Tapi karna pendaftaran SMB juga udah buka, aku coba ikut daftar untuk jaga jaga aja. Ujiannya masih lama, 13 Juli.

Karna masih kekeuh pengen di Bandung, aku coba cari tau Polman.
Karena manufaktur kali ya, disana ngga ada jurusan Elektronika. Aku kan dari Electrical Avionic, rasanya terlalu berat aja kalau harus ke mekatronika atau jurusan-jurusan lain yang ada disana. 
Liat PNJ juga adanya Elektro Industri (Arus Tinggi) sama Listrik.

Trus aku usil kan cari "Politeknik Terbaik di Indonesia 2017 menurut Kemenristekdikti" and WOW! yang terbaik itu PENS, Politeknik yang ada GMF-nya juga, yang jauh pol darikuu :')
Akhirnya aku cek lah PENS, ada elektronika nya (Yaiyalah politeknik elektronika kok) , dan ada D3 nya juga. Mulai tertarik sama PENS, cari informasi peserta umpn-nya, jurusan terfavoritnya, ada apa ajaa, prestasinya apa aja. Sampai akhirnya aku memberanikan diri untuk bilang ke mama kalau aku mau ikut UMPN di surabaya :')
Alhamdulillah respon mama baik, dan sekalian juga ngasih berkas ke jogja (Aku ikut PMB STTA buat cadangan). yowes aku kerjain ulang soal soal politeknik yang berbulan-bulan lalu aku kerjain, aku coba ngerjain soal ala UMPN-nya PENS, aku udah pasrah juga keterima atau engga, sadar diri itu poltek terbaik dan karna aku udah bayar smb polban juga hehe.

Masuk bulan juni nih,

Aku otw surabaya itu H-1 UMPN naik kereta, saranku kalau bisa H-2 kali ya biar ngga gopo kaya aku waktu itu. Singkatnya aku berangkat siang sekitar jam 14.00 atau 14.30, Karna baru pertama kali naik keretaa dan sampai sejauh itu juga, oh iya waktu itu posisinya lagi bulan Ramadhan lagi puasa, adaa drama drama gitu. Pas maghrib aku keluar dari kereta yang aku gapaham kalau ternyata berhentinya sebentar (posisinya di jatibarang). Panjang ceritanyaaa intinya aku ditinggal sama kereta itu :) 
Kacau ngga si, besok pagi ujiann tapi malah ada drama kaya gitu, cepet banget kejadiannya, aku nangis marah pokoknya harus dapet tiket sampe dianterin sama Pengurus" stasiun gitu gatau sebutannya apa, mama ku diturunin di stasiun cirebon kalau ngga salah dan lanjut pake kereta baru hahaha iya beli tiket kereta lagi. Aku langsung auto belajar lagi sampe semaleman karna gabisa tidur juga, aku ngga mau perjalanan ini sia-sia :')
Seharusnya aku nyampe dini hari, tapi karna ada drama itu, aku nyampe stasiun gubeng jam 05.30
langsung gopo (cepet cepet) ke tempat penginapan, waktu itu aku sama mama nginep di perumdos ITS ada wisma gitu kalian searching aja kalau mau tau. Abang gojeknya bingung sama alamatnya, auto lama dong.
Pokoknya nyampe penginapan aku cuma bersih" sebentar langsung ganti baju langsung ngegojek lagi ke PENS :') Belum nafas gitu rasanya, mana ujian jam 8 kan.
Nyampe di PENS langsung lari nemuin orang yang sendirian juga biar bareng, trus langsung naik ke lantai 6 gedung Pasca Sarjana sambil ngobrol sama temen baru (yhaa)

Pas mulai dikasih kertas aku bener" pasrah gitu karna ngeliat yang lain muka" siap tempur semuaa, 
Alhamdulillahnya aku tenang, ngga kerasa capek atau pusing karna baru nyampe dari perjalanan jauh, aku nyoba kerjain semua soalnya totalitas mengingat kejadian kemarin (wkwk) tapi balik lagi ya aku pasrah gitu karna kejadian ketinggalan itu kan bisa aja jadi petunjuk kalau aku ngga seharusnya ke Surabaya (bisa aja kan).
Selesai ujian ini, aku lanjut tes gambar. Tes ini cuma buat peserta" yang dipilihan jurusannya ada multimedia broadcasting. Sebenernya aku lumayan berharap di jurusan ini, karna aku suka menggambar, aku fikir itu bisa jadi hobi + passion + bidang yang aku perdalam juga.
Tapi ya ternyata Allah lebih tau yang baik buat aku.

Waktu aku daftar UMPN, aku pilih jurusan :
1. D3 T. Elektronika (PENS)
2. D4 T. Elektronika  (PENS)
3. D3 Multimedia Broadcasting (PENS)
4. D3 Telekomunikasi  (PENS)
kalau ngga salah, dua pilihan terakhir itu boleh pilih di poltek lain.

Ngga lama aku di surabaya, malemnya aku udah berangkat ke jogja dan subuh udah nyampe :)
Rencananya ke jogja itu buat ngasih berkas + wawancara di STTA sih, aku sengaja pilih STTA untuk jaga jaga aja, lagi pula kan ada jalur kerjasama GMF nya juga, kalau lolos kan lumayan hee
Sekalian jalan jalan + refresh abis UMPN ^^

FYI juga, awalnya aku mau ke PENS karna jalur kerjasama GMF, tapi karna info yang beredar kalau jalur itu masih lama ujiannya, makannya aku coba usil ikut UMPN-nya dulu. Tapi ternyata program ini tidak ada di tahun 2018, program ini berhenti sampai 2017 saja :') 

Oke lanjut, ini masih di bulan juni
Seharusnya pengumuman UMPN itu pertengahan juni, tapi tiba tiba aja pengumuman-nya dimajuin jadi tanggal 9 Juni dan aku tau info itu ditanggal 9 juni! Auto degdegan dongg, mana lagi puasa kan :")
Rasanya aku ngga mau liat pengumumannya gengss, kata mama buka setelah pulang teraweh aja biar kalo nangis langsung tidur wkwk aku juga mikir gitu si. Karna aku sadar dari siang, yowes siang sore sampe teraweh-an itu aku degdegan, takut, berharap, pasrah wes campur aduk rasanya :')
and finally pas dibukaaa,
I GOT MY FIRST OPTION ALHAMDULILLAH :'D huhuhuhu rasanya seneng pol karna akhirnya ngga sia sia drama ketinggalan itu (hehe)
iyaiya, D3 T. Elektronika..
ternyata Allah ngarahin aku untuk perdalam elektronikanya, bukan menggambarnya wkwk

Beberapa hari kemudian mama mulai ragu kalau aku harus ke surabaya, yaa aku cuma bisa pasrah kan namanya juga restu orang tua, posisinya aku masih bisa ikut SMB Polban + SPMB PKN STAN dan masih ada waktu juga buat belajar.
Setelah coba ngeyakinin yaa akhirnyaa mama ikhlas ngelepas aku ke surabayaa.
STTA ngga jadi, Polban juga ngga ikut ujian, tapi aku masih nyoba STAN.
Aku dapet ujian stan tanggal 4 Juli 2018.
karna masih ada selang waktu juga, ya aku belajar buku buku STAN.
Untuk SKD aku bener-bener cuma dari latihan soal yang diulang" dan banyak"in doa
Aku fokus belajar TPA sama English Test, tapi karna TPA sedikit membosankan aku jadi lebih banyak belajar English Testnya. Dan yaaa lagi lagi usaha = hasil , skor yang paling tinggi ada di english test, TPA sedikit diatas nilai mati dan SKD lolos :')
SKD yang paling kecil skornya itu TWK, selisih 5 dari nilai mati dan yang paling tinggi di SKD itu TKP (Tes Karakteristik Pribadi).
SKD 40% feeling + 40% keberuntungan + 20% usaha (ini akuu)

Tapi aku ngga begitu yakin sih, soalnya kan yang lanjut itu yang masuk peringkat.
dan aku ngerasa nilaiku cuma ngelewatin nilai mati aja dan ngga terlalu tinggi sampe pemeringkatan gitu, dan yaaa bener aja aku ngga lanjut ke tahap berikutnya :)


So, SNMPTN ngga lolos di pengumuman akhir.
SBMPTN juga ngga lolos.
PMDK juga belum rejekinya.
UMPN Alhamdulillah lolos pilihan pertama.
PMB STTA lolos tapi lebih milih PENS.
SPMB Ga masuk peringkat.

Yasudah, juni juli ku alhamdulillah tenang
Daftar ulang, cari kos, psikotes
Balik sebentar ke tangerang, tanggal 1 Agustus udah bawa barang barang ke sby.


It's preety scary to know how quickly time flies-james wan


                                                                  ----------------

Semangatt !
Semoga ada sesuatu yang bermanfaat dari tulisan ini, kalau kalian kelas 12 Semangat ujian-ujiannya, dan ayo pastiin mau nyoba apa aja, mau kemana dan harus fokus belajar apa, kalau kalian kelas 12 SMK, silahkan kerja kalau mau kerja coba cari peluang dari sekarang, kalau lanjut pendidikan ayoo masih banyak kesempatan untuk belajar di politeknik/ universitas/ sekolah tinggi. 
Bisa juga coba Polisi, TNI, Sekolah Kedinasan atau berbagai beasiswa. 


Dimanapun akhirnya, kamu harus berusaha semaksimal mungkin
dan bagaimanapun ujungnya, kamu harus tetep yakin akan ada sesuatu yang baik 
- novanna


Kalau ada informasi yang salah atau membingungkan tanya aja yaa, kalau ada pesan" lain juga komen aja, makasii❤️




Read More »