@NovannaRHZ

Jumat, 02 April 2021

Graphical User Interface based C# with Visual Studio

Hai hai.. kali ini aku mau sharing hasil tugas-tugas Workshop Interface System akuu, materinya seputar  pembuatan GUI dengan aplikasi Visual Studio. Bahasa pemograman yang akan digunakan sepanjang tutorial GUI ini C# yaa.. oh ya aku pake visual studio 2012.

LAB 1 [Membuat Sinyal Sin, Cos dan Tan]
Program akses disini SimpleGUI_1
Laporan Workshonya disini Workshop Interface System GUI C# - Lab 1
Preview 

LAB 2 [Graph with a moving x-axis]
Program akses disini SimpleGUI_2
Laporan workshopnya disini Workshop Interface System GUI C# - Lab 2
Preview



LAB 3 [Simple GUI Project]
Program akses disini GUI_Project
Laporan workshopnya disini Workshop Interface System GUI C# - Lab 3
Preview

LAB 4 [Simple Serial Communication]
Laporan workshopnya disini Workshop Interface System GUI C# - Lab 4
Preview

LAB 5 [Serial Communication between 2 PCs]
Program akses disini Serial Communication GUI
Laporan workshopnya disini Workshop Interface System GUI C# - Lab 5
Preview


LAB 6 [Simple Text Parsing]
Program akses disini Simple Text Parsing
Laporan workshopnya disini Workshop Interface System GUI C# - Lab 6
Preview


LAB 7 [Parsing, The Project]
Program akses disini GUI Project Parsing
Laporan workshopnya disini Workshop Interface System GUI C# - Lab 7
Preview


LAB 8 [Command-based acquisition]
Program akses disini GUI C# Command based acq
Laporan workshopnya disini Workshop Interface System GUI C# - Lab 8
Preview


LAB 9 [Data Logger]
Program akses disini GUI C# Data Loger
Laporan workshopnya disini Workshop Interface System GUI C# - Lab 9
Preview


LAB 10 [Sending a text file]
Program akses disini GUI C# Sending a text file
Laporan workshopnya disini Workshop Interface System GUI C# - Lab 10
Preview



LAB 11 [Data Confidentiality]
Program akses disini Data Confidentiality
Laporan workshopnya disini Workshop Interface System GUI C# - Lab 11
Preview



LAB 12 [Study Literatur]



Okee itu semuaa hasil workshopnyaa, sebenernyaa ada final project dan aku buat GUI 'Atmosfer Observation – High Altitude Balloon' tapi karena khawatir ada yang menyalahgunakan jadi ga akuu share hehe..

BTW semoga dari semua yang aku share itu kalian bisa jadiin itu bahan belajar a.k.a referensi untuk bikin GUI yang lebih keren dan bagus lagi, manfaatin kesempatan belajar interface nyaa sebaik mungkin jangann cari referensi trus copas-copas tok SUMPA RUGI BANGET
soalnyaaa dari aku sendiri, aku start belajar coding2 interface itu dari C# ini, akhirnya jadi terbiasa dan bisa paham dan ngeprogram untuk webserver arduino, esp32 dll sampai sekarang lagi proses ke android  wkwk *semoga jago* 

Jangan sepenuhnya percaya sama semua tulisan dan programkuu yaaa, harus banyak coba2 dan totalitas sekaliannn biar pahamm, yaqinnn ini bakalan berguna *pol*

break a leg! shine shine







Read More »

Kamis, 11 Juli 2019

Python Socket Programming (Server Client)

Socket adalah mekanisme komunikasi yang memungkinkan terjadinya pertukaran data antar program atau proses baik dalam satu mesin maupun antar mesin. Disini kita akan membangun sebuah socket program diantara dua PC menggunakan bahasa pemograman yaitu Python.

Untuk membangun sebuah aplikasi yang berbasis socket, kita dapat menggunakan 2 jenis socket yang berbeda yaitu :

STREAM SOCKET >< DATAGRAM SOCKET

a. Stream Socket menggunakan TCP (Transmission Control Protocol), salah satu jenis protokol yang  memungkinkan sekumpulan komputer untuk berkomunikasi dan bertukar data didalam suatu jaringan
b. Datagram Socket menggunakan UDP (User Datagram Protocol), salah satu protokol lapisan transport TCP/IP yang mendukung komunikasi yang tidak handal (unreliable), tanpa koneksi antara host-host dalam jaringan yang menggunakan TCP/IP

TCP dan UDP sama-sama berfungsi sebagai protokol pertukaran data, berikut perbedaanya

UDP tidak memerlukan proses koneksi terlebih dahulu untuk dapat mengirimkan data, paket-paket data yang dikirimkan UDP bisa jadi melalui rute yang berbeda-beda, sehingga hasil yang diterima bisa jadi tidak berurutan.
Contohnya jika aplikasi socket pengirim mengirimkan berturut-turut pesan 1, pesan 2, dan pesan 3, maka aplikasi socket penerima belum tentu mendapatkan pesan yang berurutan dimulai dari pesan 1, pesan 2, dan terakhir pesan 3. Bisa saja pesan 2 terlebih dulu diterima, menyusul pesan-pesan yang lain, atau berbagai kemungkinan lainnya. Bahkan, dapat terjadi pesan yang dikirimkan tidak sampai ke penerima karena kegagalan pengiriman paket data.

Sedangkan,

TCP mengharuskan terjadinya koneksi  terlebih dahulu, kemudian mengirimkan paket-paket data secara berurutan, penerima juga dijamin akan menerima data dengan urutan yang benar, dimulai dari data pertama yang dikirimkan hingga data terakhir. TCP dapat menangani data yang hilang, rusak, terpecah, ataupun terduplikasi.

Dari sekilas perbedaan ini, kita dapat menarik kesimpulan bahwa aplikasi socket yang menggunakan TCP memerlukan pertukaran data dua arah yang valid. Sedangkan, aplikasi socket yang menggunakan UDP lebih memprioritaskan pada pengumpulan data.

Karena itu aplikasi socket dengan TCP sering diterapkan untuk aplikasi chat, transfer file, ataupun transaksi-transaksi penting. Sedangkan aplikasi socket dengan UDP cocok diterapkan untuk aplikasi monitoring jaringan, game online, dan aplikasi-aplikasi broadcast.

--------------------------------------------------------------------------------------------------------

Setelah mengetahui perbedaan dari kedua jenis socket, berikut adalah Python programming socket yang pernah saya coba.
Prosedur :
1. Menyiapkan dua buah PC yang sudah terinstall python dan python bisa dipanggil di CMD
Pastiin saat install kalian klik 'Add Python..' yaa

Maksudku bisa terpanggil di command prompt itu kaya gini,


2. Mengkoneksikan kedua PC dengan cara :
     a. Kedua PC berada di satu jaringan yang sama (maksudnya menggunakan jaringan wifi yang   
         sama, disini saya menggunakan hotspot dari hp lalu di tethringkan ke kedua PC)
     b. Setelah satu jaringan, buka commandprompt di masing-masing PC lalu 'ipconfig' untuk
         mengetahui masing-masing IP lalu melakukan PING IP sendiri maupun IP PC yang lain untuk
         memastikan kedua PC benar-benar sudah terkoneksi.
     c. Ingat" IP pada PC server dan client karena setiap script nantinya harus diganti dengan IP" itu.

3. Menuliskan script python socket programming ini, kalau aku menggunakan Notepad++ lalu disimpan dengan format python. Berikut adalah script-script yang sudah pernah aku coba,

a. TCP/IP 

-->Save at Server PC (Server.py)




-->Save at Client PC (Client.py)




Begini cara menggunakannya,
- Membuka idle python di kedua PC, lalu open file Server.py dan Client.py di masing-masing PC lalu buka lagi idle yang masih kosong.
- Perhatikan script pada client.py, ubah nilai HOST menjadi IP Server.
- Pada PC server, klik f5. Lalu diikuti dengan PC client yang juga klik f5.

Nanti tampilannya seperti ini,

server.py sebelum client belum masuk ke chat area (belum klik f5)

server.py ketika client.py sudah klik f5

Tampilan client.py ketika client server sudah berhasil melakukan chat. chat diakhiri client dengan text 'bye'



b. UDP

-->Save at Server PC (Serverudp.py)


-->Save at Client PC (Clientudp.py)




Begini cara menggunakannya,
a. Pada sisi server, membuka program serverudp.py lalu menuliskan IP komputer server di local
    address.
b. Pada sisi client, membuka program clientudp.py lalu menuliskan local address sesuai dengan local address server.
c. Membuka command prompt dan memanggil program serverudp.py maupun clientudp.py di masing-masing PC.

Tampilannya seperti ini,

Tampilan di server

Tampilan di client

Keliatannya perbedaan si TCP dan UDP.
Pada chat yang dilakukan TCP, data yang dikirim berurutan antara server dan client. Sedangkan udp mengirimkan sepaket data secara langsung.

Kalau ada yang salah, kita sharing di kolom Comment aja yaa..
Read More »

Selasa, 19 Februari 2019

Yang kalau ngga ada nyusahin luar biasa?

Februari menyambut hangat datangnya semester dua, hari-harinya yang lebih singkat nyatanya tak menggambarkan bagaimana bulan ini kuharapkan. Dari sekian banyak rencana, satu persatu dari mereka ditertawakan dengan kondisi sebenarnya, nyebelin banget ya.

Baru aja tanggal 14 yang lalu aku buat komitmen #MEIHPBARU dan empat hari setelahnya aku malah dibantah sama si hp lama ini, seakan dia gak terima kalau aku mempersiapkan 'Perselingkuhan'.
Ngga sadar dia kalau udah buat aku berulang-ulang kali ganti kabel, ngga sadar dia kalau layar depan hampir retak karna buncit. Udah tau kuliah butuh dia banget, untung-untung deh kalau masih bisa buat komunikasi, kalau searching kan aku bisa pake si laptop.
Tolong ya hp lama baca ini, kali aja ngerti.

Terakhir dia ngeledek aku tuh malem tanggal 17, cuma lambang apel gitu yang tampil dan kadang layarnya warna merah, kaya ngancem gitu gamau aku punya yang baru. Karena aku positif thinking, ya aku tinggal tidur aja.
Kayanya dia tau kalau aku nyepelein,
dan yaa paginya dia bener-bener ga berfungsi
mungkin dia bunuh diri pas aku tidur dengan lelap.

Dalam hatiku, kurang ajar :')
Belum juga ada pengganti.

Dan pagi itu rasanya resah sekali, tak tau informasi, sendiri dan kalau jalan tak ada yang digenggam.
ya sebenernya dia masih bisa ku bawa kemanapun seakan masih berguna, tapi untuk apa.
jalan sendirian dari parkiran, bingung udah jam 10 kok Lab masih dikunci,
pokerface nyariin mana teman-temanku, sambil bawa baso aci yang seharusnya ku bagiin.
Mungkin dia ketawa ngeliat aku susah dibuatnya.
Hari itu rasanya aku sensi sekali, nangis seakan mudah untuk dilakukan.

Mencoba untuk ngilangin gengsi, aku masih berharap dia masih mau terima sama komitmen yang aku buat. Aku bawa dia ke rumah sakit, mungkin aja ada stok nyawa disana.
Ternyata nyawa baru ada besok, oke aku cuma bisa nenangin diri dan berharap besok aku bakalan liat dia bernyawa lagi.

Untung saja malam ini aku disibukkan oleh sidang, sehingga kehilangannya tak begitu terasa
tapi ya aku butuh, untuk berbagai informasi besok.
Selepas sidang aku langsung menghibur diri dengan si laptop, yang sempat membuatku pupus karna kehilangan seluruh memori yang bertahun-tahun aku jaga.
Kali ini aku cari cara untuk tetap bisa komunikasi menggunakannya. Aku buntu dan berakhir pada comment instagram, untung saja ada sistur nam dan sisthor yang membantuku, maaf ya merepotkan.

Dua malam aku lewati tanpa alarm dari si hp lama, sayangnya aku berhasil untuk urusan ini.
Paginya aku dibuat bingung oleh jadwal matkul, kupaksakan saja untuk datang pagi seperti biasa.
tidak begitu sulit, aku langsung bertemu dengan teman-temanku yang ingin balik ke kosan, ngga ada kelas pagi katanya.
Kesempatan ini aku gunakan untuk kembali ke rumah sakit sembari berharap tak lama lagi ia hidup.
karna nyawa baru ada jam dua siang, maka kutinggal ia sementara.
aku sudah dengan sangat baik positif thinking, dan mengikhlaskan uang ku untuk membelikannya nyawa.
TAPI APA YANG TERJADI SETELAH AKU KEMBALI KE RUMAH SAKIT?
nyawa tak membuatnya hidup kembali, sungguh apel yang tak lagi berguna.
pupus harapanku, ia benar-benar tak memberikanku kesempatan.
aku bingung bagaimana ceritanya aku bertahan tanpanya, bagaimana caranya aku tak menyusahkan banyak pihak karenanya.

mungkin kisah kita sampe sini saja apel, berakhir dengan sangat tidak baik :')



Read More »

Selasa, 05 Februari 2019

Ayo Belajar Soal-soal UMPN !

Hai Pejuang Politeknik..
Materi-materi soal UMPN udah tersebar loh di berbagai website,
Ada juga yang sekaligus kasih pembahasan di youtube.
Dulu aku juga belajarnya ala" milenial kok, dikit-dikit searching, download, print, latihan deh 😊
Aku ikut UMPN 2018 di Politeknik Elektronika Negeri Surabaya,
Untuk jalur UMPN di PENS sendiri meloloskan 300 dari 3620 peserta. 
Wah kebayangkan harus gimana usahanya untuk menyingkirkan 3320 peserta lainnya?
so apa aja si yang harus dipersiapkan untuk UMPN ?
yuk langsung aja..

Materi yang akan diujikan itu matematika, fisika, bahasa inggris dan bahasa indonesia.
Total soalnya itu 100 dan harus diselesaikan dalam waktu 150menit.
Tipe soalnya juga ngga terlalu rumit kaya SBMPTN, tapi ngga gampang juga
Untuk anak SMK mungkin ini soal-soal yang sesuai banget sama materi yang kita dapet, dan untuk anak SMA biasanya soal-soal UMPN itu dianggap mudah loh.
Dan kalau kalian perhatiin, tipe soal dari tahun ke tahun itu ngga beda jauh, so bisa dong di perjuangkan wkwk
Oh iya, sistem penilaiannya itu benar +4, salah -1 dan tidak diisi 0 yaa. Jadi yaa jangan ngasal, isi yang paling yakin bener aja.

Sama kaya ujian yang lainnya, kalau mau nguasain soal-soalnyaa yaa harus sering sering latihan,
disini aku rangkum beberapa sumber yang bisa bantu kalian buat belajar soal UMPN.

Sumber : Youtube
2. Konfus Learning Pembahasan Math UMPN 2017

Untuk soal-soal UMPN banyak banget ya yang ujung"nya malah dibawa ke website yang membingungkan (duh), tapi aku dapet nih di blog seseorang soal umpn PNJ 2018 + Ada cerita menarik tentang pengalaman dia ikut UMPN, yuk baca Disini 
Ada file PDFnya juga kok :)
Soalnya sama kaya soalku di UMPN PENS 2018, cuma diacak aja soalnya.
kertasku banyak banget coret"annya jadii download dari web itu aja ya 😀😬
kalau mau baca tentang gimana aku ikut UMPN di PENS, klik disini (scroll terus sampe bahas UMPN)
Ini beberapa file yang udah ku masukin drive :)
SOAL UMPN 2017
SOAL UMPN 2018
SOAL UMPN + PEMBAHASAN 2007 - 2014

Oh yaa kan tadi pembahasan di youtube banyak banget, coba untuk pahamin setiap pembahasannya.
Dan untuk latihan soal mungkin bakalan lebih baik kalau kalian order buku UMPN yang lengkap dari 2018,2017,2016 dss. Karna buku itu emang ngebantu banget :)

Yang pasti kalian harus tentuin dulu mau ikut ujian politeknik dimana biar persiapan kalian lebih mateng aja, biar ngga gopo juga kaya pengalaman UMPN ku. Untuk soal-soal UMPN itu setipe semua, bahkan mungkin sama tapi diacak aja soalnya jadi kalau kalian belajar soal UMPN PNJ padahal mau nyoba UMPN PENS ya ngapapa karna soalnya sama :)

Semangat gengs!
Read More »

Senin, 04 Februari 2019

How I Pass My Final Year @Vocationalhighschool #Sharingtimepart1


      

        Untuk sebagian orang, masa masa dimana kita menginjak kelas dua belas adalah masa yang paling krusial untuk mengambil keputusan. Di umur yang secara psikologis masih dalam taraf labil, kita dituntut untuk paham tentang apa yang kita inginkan kedepannya. Mau ngga mau semua itu harus dilewatin sebaik-baiknya.

Sama seperti kebanyakan orang, dulu juga aku bingung mau lanjut kemana dan harus fokus belajar tipe soal ujian yang mana. Diawal kelas 12, aku daftar bimbel intensif SBMPTN. Sebagai anak SMKPNB, aku ngerasa asing disana (wkwk yaiyalah). Masuk sana dengan ekspektasi, mungkin aku bisa memperjuangkan FTMD-ITB. Ekspektasi itu muncul sebelum aku belajar banyak tentang soal" SBMPTN. Setelah melewati beberapa kali pertemuan, aku merasa banyak tertinggal di fisika, kimia dan yang pasti biologi. Ya aku mencoba optimis sesekali, tapi sayangnya aku ngga bisa terus terusan maksain. Dari segi waktu, aku gak punya banyak waktu lagi dan dari segi peluang itu kecil sekali mengingat FTMD-ITB itu diinginkan oleh banyak siswa/i dari SMA favorit yang mereka sudah biasa dengan soal" SBMPTN dan sudah lebih matang persiapannya.

Menyadari beberapa hal itu, aku mulai cari informasi tentang Politeknik Negeri dan beberapa jalur kerja sama. Karena dasarnya aku dari SMK, mungkin akan lebih sesuai kalau aku berjuang disana.
Waktu itu target ku,
1. Politeknik Negeri Bandung (POLBAN), DIII Teknik Aeronautika
2. Politeknik Negeri Sriwijaya (POLSRI), kelas Kerjasama GMF (avionic)
3. Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) , kelas Kerjasama GMF (powerplant)
4. Politeknik Elektronika Negeri Surabaya(PENS),GMF(avionic)(udah ngga ada)
5. Politeknik Negeri Malang (POLINEMA), kelas Kerjasama GMF (avionic)

Waktu itu mau Polban karna emang suka banget gitu sama bandung trus Polban juga dikenal Politeknik ITB. Kebetulan ada DIII Aeronautika juga, jadi ngerasa lebih sesuai aja kalau lanjut pendidikan disana, secara relasi di bandung juga banyak Aerospace manufacture jadi makin suka kan sama bandung hehe.

Polsri waktu itu dipertimbangkan karna banyak saudara disana, jadi mungkin lebih aman. Trus kan ada program kerjasama GMF juga, fokusnya juga ke avionic.

Kalau PNJ dijadiin target karna deket aja sih, secara fokus kan sebenernya kurang sesuai. Soalnya aku basic avionic tapi di kelas kerjasama GMF nya PNJ itu powerplant.

Nah PENS juga targetku, tapi kenapa aku tulisnya diakhir-akhir? 
Pertama karna letaknya yang jauh pol dan aku juga ga tau banyak tentang surabaya, ngga ada saudara yang tinggal di surabaya juga.
Kedua, PENS ini Politeknik terbaik di Indonesia gengs. Yang aku bayangin itu pasti nanti peserta ujiannya banyak banget, pasti persiapan mereka 11 12 sama yang sbm, pasti ini politeknik yang diperebutkan banget, dan intinya aku pesimis. 
Tapi di sisi lain ini jadi semacam tantangan buat aku. Materi ujiannya juga masih sesuai sama pelajaran yang aku dapet di sekolah dan tempat bimbelku juga mempersilahkan aku buat konsultasi dan belajar lebih tentang soal soal politeknik. Setelah dibandingin masalah biaya, ternyata di PENS ini ngga terlalu memberatkan. Jadinya tuh dapet pendidikan dengan kualitas paling baik dengan biaya pendidikan yang ngga bikin repot orang tua, keren banget kan? aku sih ngga mungkin nolak :')

Dan yang juga jadi targetku, yang paling populer jalur kerjasamanya yaitu Polinema.
Polinema ini aku udah tau dari kelas 11, jalur kerjasama GMF nya udah ngga asing lagi.
Aku lumayan mempertimbangkan ini karna fokusnya ke avionic. Tapi yang jadi masalah, malang itu lebih jauh lagi dan lagi lagi aku gak paham banyak tentang malang. 

Alhamdulillah udah tau mau kemana, udah tau targetnya.
Soo kita bisa lanjut ke U S A H A -nya.

Aku banyak banget print soal politeknik, soal soal jalur kerjasama juga.
(Beberapa soal dan pembahasannya nanti aku upload ya)
Sekarang kalau dateng ke bimbel juga bahasnya soal politeknik, setiap pulang sekolah konsultasi dan mungkin hampir setiap hari mampir kesana hehe. Trus gimana nasib program SBM nya? yaa aku ngga fokus kesana, tapi kalau ada tes aku coba aja soalnya kan bisa sekalian merhatiin nilai matematika, bahasa indonesia sama bahasa inggrisnya.

Hampir setiap hari ngeluangin waktu buat nulis ulang materi atau ngerjain ulang soal soal poltek, ngga lupa juga buat latihan soal soal bahasa inggris karna Ujian kelas kerjasama GMF kan ada english testnya. 

Cara belajar sih balik ke masing masing ya, gimana cara yang paling efektif dan cocok buat kalian aja. Yang penting kalian udah tau targetnya kemana dan apa aja yang harus dipersiapkan. Pastiin dalam sehari kalian punya progres, perlahan aja. Rencana belajar juga penting, kapan soal-soal ini harus selesai dikerjain, kapan kamu bisa nguasain materi A, kapan harus belajar materi B, kapan kamu harus review soal-soal udah pernah dikerjain. Jangan sampe dalam satu hari kamu ngerasa do nothing, karna bakalan keterusan sampe hari hari berikutnya dan sayang kan kalau buang-buang waktu gitu aja.

Selain belajar, perhatiin juga masalah kesehatan. Minum air putih yang cukup, tidur yang teratur, olahraga, makan makanan yang bergizi. Sadar ga sadar semua itu berpengaruh loh, jadi jangan pernah disepelein ya.
Treat ur body and soul sebaikbaiknya biar lebih gampang diajak fokus dan serius pas belajar :)
Positif thinking aja, u can if u think u can do it, just simple as that.

Nah, lanjut sharing pengalamanku aja ya.

Bulan januari februari itu aku ngurus SNMPTN sama PMDK-PN.

SNMPTN itu apa sih ? Jelas ini udah ngga asing lagi ya.
Kalau kata si mbah,
Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) adalah seleksi penerimaan nasional yang dibentuk oleh Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional. Pola seleksi penerimaan mahasiswa baru ini menggunakan prestasi akademis (nilai raport). Program ini diperuntukkan bagi siswa/i yang berasal dari sekolah-sekolah yang sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh Panitia Pelaksana SNMPTN dengan sekolah merekomendasikan siswa/i berprestasi untuk didaftarkan sesuai persyaratan pendaftaran.

Seperti kebanyakan orang tau, jalur ini adalah jalur undangan dimana nantinya siswa/i yang direkomendasikan sekolah akan mengkonfirmasi nilai yang diupload oleh pihak sekolah lalu memberikan keterangan prestasi tambahan dan dilanjutkan dengan memilih jurusan dan universitas.
Aku ngga banyak berurusan di jalur ini karena peluang untuk mendapatkan universitas yang cukup bagus juga kecil. Kenapa bisa peluangnya kecil ? sepemahaman-ku, jalur ini mempertimbangkan rekam jejak sekolah, mulai dari alumni, prestasi dan keaktifan dari sekolah itu sendiri dan yang ku tau tidak ada alumni yang lanjut ke universitas negeri dan prestasi sekolah juga tidak sampai provinsi nasional. Jadi menurutku sekalipun keterima itu pasti diterima di universitas yang jauhh sekali dengan jurusan yang jarang diminati.

SNMPTN ini jalur undangan untuk masuk ke Perguruan Tinggi Negeri Non Vokasi (Universitas, Institut)
sedangkan PMDK-PN adalah jalur undangan untuk masuk ke Perguruan Tinggi Negeri Vokasi (Politeknik)

Bisa dibaca sendiri di website PMDK-PN ---> klik disini
Jelas ya ini untuk Politeknik Negeri di seluruh Indonesia.

Mau sedikit sharing tentang jalur PMDK-PN.
Karena aku SMK, aku punya harapan lebih di jalur ini, aku banyak tanya sama senior-senior yang juga pernah nyoba. Semua sarannya aku coba tampung, mulai dari usahain buat upload sertifikat, ranking yang disertakan pakai rangking pararel (pemeringkatan dari satu jurusan). Kesempatan ini bener-bener aku seriusin, scan berbagai data, upload raport, minta surat keterangan sampai akhirnya finalisasi dan minta tanda tangan kepala sekolah.

Fyi (For your information), Sertifikat yang paling berpengaruh kalau mau masuk politeknik itu sertifikat Lomba Kompetensi Siswa (LKS). Apa itu LKS? LKS adalah kompetisi tahunan antara siswa/i pada jenjang SMK sesuai bidang keahlian yang diajarkan. LKS ini setara dengan OSN (Olimpiade Sains Nasional) yang diadakan untuk Siswa/i di SMP/SMA.

Nah jalur PMDK-PN ini sedikit lebih banyak yang diurus dibandingkan dengan SNMPTN karena banyak file yang harus diupload sendiri, ada beberapa surat keterangan yang harus dilampirkan dan ujungnya nanti kita akan menyiapkan beberapa dokumen lalu mengirimnya ke Politeknik yang kita tuju.
Kalau waktu itu aku pilih Polban dan PENS, dengan pilihan pertama Polban.
jadi setelah upload berbagai data di form PMDK-PN,  aku juga menyiapkan berkas-berkas sesuai ketentuan di website Polban. Banyak-banyakin baca informasi ya biar ngga bingung.
Setelah semuanya siap, aku kirim dokumen-dokumen itu ke Politeknik Negeri Semarang.
eh ko semarang? (hehe) Politeknik Negeri Bandung maksudnya ^^
yaudah cuma bisa bismillah :)

Fyi aja, yang dari tadi dibahas itu Polban ya, beda sama Polman. Mereka sama sama di Bandung tapi beda politeknik-nya. 

Lanjut ya,
di bulan Maret April itu kalau ngga salah mulai sibuk persiapan ujian kejuruan + tryout UN.
kesalahanku di bulan-bulan ini tuh aku terlalu fokus belajar soal-soal politeknik, aku juga belajar TPA, pokoknya belajar untuk ujian masuk kuliah dan ngga terlalu mikirin Ujian Nasional. Karena aku fikir kalau aku bisa ngerjain soal ujian masuk kuliah = aku bisa ngerjain soal UN. yaa mungkin bener, matematika, bahasa indonesia dan english aku pelajarin juga. Tapi kan kalau UN Kejuruan ngga ada di ujian masuk kuliah, karna itu hasil UN Kejuruan ku menyesakkan. Sebenarnya aku belajar untuk UN Kejuruan ini, tapi tidak semaksimal aku belajar yang lain, ya gitu deh :')
Oh iya dibulan ini juga kayanya ada pendaftaran untuk sekolah kedinasan, di tahun 2018 kita cuma boleh milih satu sekolah, waktu itu aku pilih STAN karna saran ayah dan mama (klasik banget ya alasannya wkwk).

Mungkin ada yang bertanya-tanya, kenapa ngga milih kedinasan STPI atau ATKP  ? kenapa dari tadi ngga nyinggung sekolah penerbangan yang jelas-jelas ada dan sesuai sama kejuruan ku sekarang ?
Jawabannya adalah, aku ngga mau dan ngga suka kalau harus tinggal di Asmara (yhaa) Asrama maksudnya. Sekalipun ada yang comment, yaelah cuma 3tahun, cuma 4tahun. I really really don't care about that, kalau aku ngga suka ya gimana :') 
Ada beberapa pertimbangan juga sih, tapi ya intinya aku ngga pasang target kesana.
Tapi ya disana keren dan aku juga suka liatnya (Liat tarunanya ta? yhaha)

Aku lupa UN kapan, pokoknya 13 Mei udah wisuda aja (wkwk)

Bulan mei itu diawali dengan Ujian SBMPTN, iya tanggal 8 mei 2018 itu aku ikut ujian SBMPTN di Universitas Multimedia Nusantara (UMN). Loh kok ikut sbm ? ngapain ?
Iya iya emang ngga fokus belajar sbm, tapi pengen aja ngerasain pusing ngerjain soal sbm. Dari ikut prosesnya sampe bener bener ujiannya aku jadi lebih respect aja sih sama yang berjuang keras dan akhirnya lulus di sbm, karna emang ngga gampang ngelewatinnya. Mulai dari harus belajar ngebut setiap hari, rajin baca buku, kemana mana bawa buku, sholatnya, doanyaa, restu orang tua dan banyak usaha lainnya buat bkin lancar cuma buat ngadepin si ujian ini. Karena banyak kemungkinan kan, mungkin aja dia udah belajar banget,  tapi ternyata pas ujian dia sakit perut atau datengnya telat atau dia udah ngerjain fokus serius dan jawabannya bener tapi ternyata di panitia kertasnya hilang, nyelip atau kebawa angin atau ketumpahan kopi yaa atau atau lainnya. Semua kendala itu bisa aja terjadi dan ngga kefikiran sama kita, buat ngehindarin itu yaaa tadi, banyak-banyakin ibadah doaa pokoknya gas pol buat ngedeketin Allah swt. :)

Di tahun ini juga kegalauan tentang SBM banyak terjadi, masalahnya tuh : Boleh ngasal apa engga? (Kasarnya)
Jadi tahun tahun sebelumnya kan kalau salah dikasih poin -1, it means kita harus ngerjain yang yakin yakin aja biar ngga ngurangin nilai. Tapi ternyata, aturan itu tidak lagi berlaku di sbm kali ini, menurut informasi yang ada, kita diarahkan untuk mengerjakan soal sebanyak-banyaknya karena jawaban salah dan tidak diisi sama sama diberi poin 0. Banyak sekali kontroversinya, mulai dari hadirnya video yang malah membuat bingung para peserta sbm, arahan arahan yang membingungkan. Tapi bimbelku ini memang luar byasaaa, mentor mengarahkan kami untuk jawab saja semua soal karna salah tidak lagi diperhitungkan. Sayangnya,ada beberapa pihak yang justru percaya sama video yang sempat viral di youtube itu, mereka tetap yakin untuk jawab soal seadanya saja karna takut kalau salah akan tetap diperhitungkan dan mempengaruhi skor mereka. 
Kalau kamu ikut sbm 2018, kamu pasti paham betul permasalahannya hehe

Dibulan mei ini aku wisuda, dan masih sibuk konsultasi ke tempat bimbel untuk ikut tes UMPN (Ujian Masuk Polteknik Negeri) ditanggal 2 Juni.

UMPN itu apasih ? Nah UMPN ini kaya SBMPTN tapi buat masuk Politeknik Negeri, diadainnya serentak sama kaya sbm tapi ujiannya di politeknik yang kamu tuju. Ujiannya mencakup 4 materi yaitu fisika, matematika, bahasa indonesia dan bahasa inggris tapi ada beberapa ujian khusus untuk jurusan-jurusan tertentu.
Selain materi-materi UMPN diatas,beberapa politeknik juga mengadakan tes yang lain untuk menentukan kelulusan seperti tes kebugaran dan tes kesehatan, ada juga yang hanya menambahkan tes psikotes setelah UMPN.

Sebenernya aku belum ngerti mau ikut UMPN untuk masuk politeknik mana, karna sebelumnya kan targetku untuk jalur kerjasama bukan jalur UMPN. Karna waktunya juga udah ngga lama lagi, aku searching lah tentang jurusan-jurusan di politeknik.

Yang pertama aku cari tau itu Polban, dan ternyata Polban tidak gabung dalam UMPN. Polban punya ujian masuk sendiri namanya SMB (Seleksi Masuk Bersama), entah apa alasannya. Tapi karna pendaftaran SMB juga udah buka, aku coba ikut daftar untuk jaga jaga aja. Ujiannya masih lama, 13 Juli.

Karna masih kekeuh pengen di Bandung, aku coba cari tau Polman.
Karena manufaktur kali ya, disana ngga ada jurusan Elektronika. Aku kan dari Electrical Avionic, rasanya terlalu berat aja kalau harus ke mekatronika atau jurusan-jurusan lain yang ada disana. 
Liat PNJ juga adanya Elektro Industri (Arus Tinggi) sama Listrik.

Trus aku usil kan cari "Politeknik Terbaik di Indonesia 2017 menurut Kemenristekdikti" and WOW! yang terbaik itu PENS, Politeknik yang ada GMF-nya juga, yang jauh pol darikuu :')
Akhirnya aku cek lah PENS, ada elektronika nya (Yaiyalah politeknik elektronika kok) , dan ada D3 nya juga. Mulai tertarik sama PENS, cari informasi peserta umpn-nya, jurusan terfavoritnya, ada apa ajaa, prestasinya apa aja. Sampai akhirnya aku memberanikan diri untuk bilang ke mama kalau aku mau ikut UMPN di surabaya :')
Alhamdulillah respon mama baik, dan sekalian juga ngasih berkas ke jogja (Aku ikut PMB STTA buat cadangan). yowes aku kerjain ulang soal soal politeknik yang berbulan-bulan lalu aku kerjain, aku coba ngerjain soal ala UMPN-nya PENS, aku udah pasrah juga keterima atau engga, sadar diri itu poltek terbaik dan karna aku udah bayar smb polban juga hehe.

Masuk bulan juni nih,

Aku otw surabaya itu H-1 UMPN naik kereta, saranku kalau bisa H-2 kali ya biar ngga gopo kaya aku waktu itu. Singkatnya aku berangkat siang sekitar jam 14.00 atau 14.30, Karna baru pertama kali naik keretaa dan sampai sejauh itu juga, oh iya waktu itu posisinya lagi bulan Ramadhan lagi puasa, adaa drama drama gitu. Pas maghrib aku keluar dari kereta yang aku gapaham kalau ternyata berhentinya sebentar (posisinya di jatibarang). Panjang ceritanyaaa intinya aku ditinggal sama kereta itu :) 
Kacau ngga si, besok pagi ujiann tapi malah ada drama kaya gitu, cepet banget kejadiannya, aku nangis marah pokoknya harus dapet tiket sampe dianterin sama Pengurus" stasiun gitu gatau sebutannya apa, mama ku diturunin di stasiun cirebon kalau ngga salah dan lanjut pake kereta baru hahaha iya beli tiket kereta lagi. Aku langsung auto belajar lagi sampe semaleman karna gabisa tidur juga, aku ngga mau perjalanan ini sia-sia :')
Seharusnya aku nyampe dini hari, tapi karna ada drama itu, aku nyampe stasiun gubeng jam 05.30
langsung gopo (cepet cepet) ke tempat penginapan, waktu itu aku sama mama nginep di perumdos ITS ada wisma gitu kalian searching aja kalau mau tau. Abang gojeknya bingung sama alamatnya, auto lama dong.
Pokoknya nyampe penginapan aku cuma bersih" sebentar langsung ganti baju langsung ngegojek lagi ke PENS :') Belum nafas gitu rasanya, mana ujian jam 8 kan.
Nyampe di PENS langsung lari nemuin orang yang sendirian juga biar bareng, trus langsung naik ke lantai 6 gedung Pasca Sarjana sambil ngobrol sama temen baru (yhaa)

Pas mulai dikasih kertas aku bener" pasrah gitu karna ngeliat yang lain muka" siap tempur semuaa, 
Alhamdulillahnya aku tenang, ngga kerasa capek atau pusing karna baru nyampe dari perjalanan jauh, aku nyoba kerjain semua soalnya totalitas mengingat kejadian kemarin (wkwk) tapi balik lagi ya aku pasrah gitu karna kejadian ketinggalan itu kan bisa aja jadi petunjuk kalau aku ngga seharusnya ke Surabaya (bisa aja kan).
Selesai ujian ini, aku lanjut tes gambar. Tes ini cuma buat peserta" yang dipilihan jurusannya ada multimedia broadcasting. Sebenernya aku lumayan berharap di jurusan ini, karna aku suka menggambar, aku fikir itu bisa jadi hobi + passion + bidang yang aku perdalam juga.
Tapi ya ternyata Allah lebih tau yang baik buat aku.

Waktu aku daftar UMPN, aku pilih jurusan :
1. D3 T. Elektronika (PENS)
2. D4 T. Elektronika  (PENS)
3. D3 Multimedia Broadcasting (PENS)
4. D3 Telekomunikasi  (PENS)
kalau ngga salah, dua pilihan terakhir itu boleh pilih di poltek lain.

Ngga lama aku di surabaya, malemnya aku udah berangkat ke jogja dan subuh udah nyampe :)
Rencananya ke jogja itu buat ngasih berkas + wawancara di STTA sih, aku sengaja pilih STTA untuk jaga jaga aja, lagi pula kan ada jalur kerjasama GMF nya juga, kalau lolos kan lumayan hee
Sekalian jalan jalan + refresh abis UMPN ^^

FYI juga, awalnya aku mau ke PENS karna jalur kerjasama GMF, tapi karna info yang beredar kalau jalur itu masih lama ujiannya, makannya aku coba usil ikut UMPN-nya dulu. Tapi ternyata program ini tidak ada di tahun 2018, program ini berhenti sampai 2017 saja :') 

Oke lanjut, ini masih di bulan juni
Seharusnya pengumuman UMPN itu pertengahan juni, tapi tiba tiba aja pengumuman-nya dimajuin jadi tanggal 9 Juni dan aku tau info itu ditanggal 9 juni! Auto degdegan dongg, mana lagi puasa kan :")
Rasanya aku ngga mau liat pengumumannya gengss, kata mama buka setelah pulang teraweh aja biar kalo nangis langsung tidur wkwk aku juga mikir gitu si. Karna aku sadar dari siang, yowes siang sore sampe teraweh-an itu aku degdegan, takut, berharap, pasrah wes campur aduk rasanya :')
and finally pas dibukaaa,
I GOT MY FIRST OPTION ALHAMDULILLAH :'D huhuhuhu rasanya seneng pol karna akhirnya ngga sia sia drama ketinggalan itu (hehe)
iyaiya, D3 T. Elektronika..
ternyata Allah ngarahin aku untuk perdalam elektronikanya, bukan menggambarnya wkwk

Beberapa hari kemudian mama mulai ragu kalau aku harus ke surabaya, yaa aku cuma bisa pasrah kan namanya juga restu orang tua, posisinya aku masih bisa ikut SMB Polban + SPMB PKN STAN dan masih ada waktu juga buat belajar.
Setelah coba ngeyakinin yaa akhirnyaa mama ikhlas ngelepas aku ke surabayaa.
STTA ngga jadi, Polban juga ngga ikut ujian, tapi aku masih nyoba STAN.
Aku dapet ujian stan tanggal 4 Juli 2018.
karna masih ada selang waktu juga, ya aku belajar buku buku STAN.
Untuk SKD aku bener-bener cuma dari latihan soal yang diulang" dan banyak"in doa
Aku fokus belajar TPA sama English Test, tapi karna TPA sedikit membosankan aku jadi lebih banyak belajar English Testnya. Dan yaaa lagi lagi usaha = hasil , skor yang paling tinggi ada di english test, TPA sedikit diatas nilai mati dan SKD lolos :')
SKD yang paling kecil skornya itu TWK, selisih 5 dari nilai mati dan yang paling tinggi di SKD itu TKP (Tes Karakteristik Pribadi).
SKD 40% feeling + 40% keberuntungan + 20% usaha (ini akuu)

Tapi aku ngga begitu yakin sih, soalnya kan yang lanjut itu yang masuk peringkat.
dan aku ngerasa nilaiku cuma ngelewatin nilai mati aja dan ngga terlalu tinggi sampe pemeringkatan gitu, dan yaaa bener aja aku ngga lanjut ke tahap berikutnya :)


So, SNMPTN ngga lolos di pengumuman akhir.
SBMPTN juga ngga lolos.
PMDK juga belum rejekinya.
UMPN Alhamdulillah lolos pilihan pertama.
PMB STTA lolos tapi lebih milih PENS.
SPMB Ga masuk peringkat.

Yasudah, juni juli ku alhamdulillah tenang
Daftar ulang, cari kos, psikotes
Balik sebentar ke tangerang, tanggal 1 Agustus udah bawa barang barang ke sby.


It's preety scary to know how quickly time flies-james wan


                                                                  ----------------

Semangatt !
Semoga ada sesuatu yang bermanfaat dari tulisan ini, kalau kalian kelas 12 Semangat ujian-ujiannya, dan ayo pastiin mau nyoba apa aja, mau kemana dan harus fokus belajar apa, kalau kalian kelas 12 SMK, silahkan kerja kalau mau kerja coba cari peluang dari sekarang, kalau lanjut pendidikan ayoo masih banyak kesempatan untuk belajar di politeknik/ universitas/ sekolah tinggi. 
Bisa juga coba Polisi, TNI, Sekolah Kedinasan atau berbagai beasiswa. 


Dimanapun akhirnya, kamu harus berusaha semaksimal mungkin
dan bagaimanapun ujungnya, kamu harus tetep yakin akan ada sesuatu yang baik 
- novanna


Kalau ada informasi yang salah atau membingungkan tanya aja yaa, kalau ada pesan" lain juga komen aja, makasii❤️




Read More »