Tampilkan postingan dengan label Pemrograman PHP. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pemrograman PHP. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 28 April 2018

Update Database MySQL dengan PHP

Setelah berhasil mempelajari cara input data dari form dengan php mysql, sekarang kita akan belajar materi selanjutnya yaitu cara melakukan update data menggunakan bahasa pemograman PHP.

Proses  update  suatu  data  dengan  menggunakan  script  PHP  dan  MySQL  biasanya memiliki mekanisme sebagai berikut:
1. Tampilkan list data terlebih dahulu
2. Buat  sebuah  link  pada  setiap  baris  data  yang  menuju  proses  update.  Link tersebut memuat
    sebuah parameter yang di dalamnya terdapat value yang nantinya digunakan sebagai acuan dalam
    proses update datanya.
3. Selanjutnya  bila  link  tersebut  diklik  akan  muncul  form  berisi  data  yang  akan diedit.

Dalam  melakukan  proses  update  data,  pada  prinsipnya  adalah  menjalankan  query update pada SQL nya.

UPDATE namaTabel SET namafield = value WHERE … 

https://belajarphp.net/cara-update-dan-delete-data-mysql-dengan-php/
COBAIN!
Read More »

Selasa, 24 April 2018

Menampilkan Data MySQL dengan PHP!

Pada  bab  sebelumnya  kita udah  belajar  bagaimana  konsep  menyisipkan  data  atau record ke dalam tabel database MySQL. Sekarang kita lanjutkan ke konsep bagaimana menampilkan data yang ada di database MySQL dengan script PHP yaaa

Konsep menampilkan data dengan script PHP ini adalah menggabungkan query SELECT di SQL yang dijalankan dalam script PHP.

Konsep dasar menampilkan data dengan script PHP ini adalah
1. Buat query SQL untuk menampilkan data (gunakan SELECT)
2.  Jalankan query tersebut dengan menggunakan mysql_query() di PHP
3. Baca  data  hasil  query  tersebut  dengan  proses  fetching.  Gunakan  perintah mysql_fetch_array() di PHP. Hasil dari mysql_fetch_array() ini adalah suatu nilai dalam bentuk array asosiatif dengan nama field tabel sebagai indeksnya.
4 . Tampilkan data dari proses fetching sesuai nama field yang ada dalam array.

Langsung   saja,   dalam   pembahasan   bab  ini   akan   saya   berikan   contohnya   untuk menampilkan data semua peserta yang telah registrasi sesuai kasus yang diberikan pada Bab 17. Sehingga dalam hal ini, struktur tabelnya sama dengan kasus yang dibahas pada Bab 17.

Dalam contoh ini, kita akan mencoba menampilkan data peserta khususnya pada field Nama Peserta, Tanggal Lahir, Jenis Kelamin, Alamat, Tanggal Daftar, dan Tempat Lahir.
Langkah pertama, kita siapkan terlebih dahulu script untuk koneksi ke MySQL nya dan ke databasenya.

koneksi.php
<?php
mysql_connect("localhost", "root", "root");
mysql_select_db("contoh");
?>

Catatan: sesuaikan nama username, password dan nama database yang Anda gunakan.

Langkah kedua, kita bisa mulai membuat script untuk menampilkan datanya.

view.php
<html>
<head>
<title>Data Peserta</title>
</head>
<body>
<h1>Data Peserta</h1>
<table border="1">
<tr><th>Nama Peserta</th> <th>Tgl Lahir</th><th>Tempat Lahir</th><th>Alamat</th>
<th>Jenis Kelamin</th><th>Tgl Daftar</th></tr>

// letak script menampilkan data //
</table>
</body>
</html>

Script di atas baru membuat judul tabel untuk menampilkan datanya. Sekarang barulah kita buat script untuk menampilkan datanya.

view.php
<html>
<head>
<title>Data Peserta</title>
</head>
<body>
<h1>Data Peserta</h1>
<table border="1">
<tr><th>Nama Peserta</th><th>Tgl Lahir</th><th>Tempat Lahir</th><th>Alamat</th>
<th>Jenis Kelamin</th><th>Tgl Daftar</th></tr>

<?php
include "koneksi.php";
$query = "SELECT * FROM peserta";
$hasil = mysql_query($query);

while ($data = mysql_fetch_array($hasil))
{
echo "<tr><td>".$data['namaPeserta']."</td><td>".$data['tglLahir']."</td> <td>".$data['tmptLahir']."</td><td>".$data['alamat']."</td> <td>".$data['sex']."</td><td>".$data['tglDaftar']."</td></tr>"; } ?>
</table>
</body>
</html>

Keterangan:
Dalam melakukan proses fetching data menggunakan mysql_fetch_array() dilakukan per baris data dari hasil query. Sehingga untuk memfetching semua data hasil query, kita gunakan looping WHILE.

Selama masih ada baris data hasil query yang bisa difetch, maka looping ini akan terus berjalan dan baru akan berhenti bila sudah tidak ada baris lagi yang bisa difetch (akhir dari baris data).
Setiap kali data difetch, selanjutnya langsung ditampilkan dengan echo.

Catatan:
Bila data hasil query SELECT hanya terdiri dari sebuah baris data, maka Anda tidak perlu menggunakan looping WHILE.

Array  $data['namaPeserta']  digunakan  untuk menampilkan  data terkait  dengan  field ‘namaPeserta’ yang ada dalam tabel.

PENTING!!

Besar  kecilnya  huruf  dalam  indeks  array  harus  sama  dengan  nama  fieldnya.  Jika tulisannya berbeda, maka data tidak akan muncul.

Hasil dari script view.php di atas adalah sebagai berikut



Tugas Untuk Anda 

1. Dengan menggunakan tabel dan data yang ada dalam pembahasan modul ini di atas,   buatlah   script   untuk   menampilkan   data   peserta   berdasarkan   jenis kelaminnya.
Adapun tampilan datanya diharapkan seperti di bawah ini



Jumlah Data : …
Dengan ‘No’ adalah nomor urut 1, 2, 3, … (bukan nomor ID data dalam tabel database)

Terlebih dahulu buatlah form berisi pilihan menggunakan  Radio Button untuk memilih jenis kelamin dari peserta yang akan ditampilkan. Selanjutnya setelah dipilih  jenis  kelaminnya,  dan  kemudian  disubmit,  maka  akan  muncul  daftar peserta berdasarkan jenis kelamin yang dipilih.

2. Dengan menggunakan tabel dan data yang ada dalam pembahasan modul ini di atas, buatlah script untuk menampilkan  data peserta berdasarkan  nama yang ingin dicari.

Terlebih dahulu buatlah form berisi text box untuk memasukkan nama peserta yang akan dicari. Selanjutnya setelah dimasukkan nama, dan kemudian disubmit, maka akan muncul daftar peserta berdasarkan nama yang dicari. Misal jika ingin dicari nama ‘JOKO’ maka akan menampilkan semua data peserta yang namanya memuat nama ‘JOKO’.

Bantuan: Gunakan klausa WHERE nama LIKE ‘%...%’;

Tampilkan data hasil pencariannya menggunakan format tampilan seperti no. 1 di atas

3. Dengan menggunakan tabel dan data yang ada dalam pembahasan modul ini di atas, buatlah script untuk menampilkan semua data peserta yang diurutkan berdasarkan  TANGGAL  PENDAFTARAN  mulai  dari  yang  baru  saja  mendaftar sampai dengan yang paling dahulu mendaftar
Adapun tampilan datanya diharapkan seperti di bawah ini



Jumlah Data Semua            : …
Jumlah Peserta Laki-Laki   : …
Jumlah Peserta Perempuan : …

Catatan: Untuk mempercantik tampilan data dalam tabel di atas, gunakan warna selang- seling dalam setiap barisnya. 
Read More »

Sabtu, 21 April 2018

INSERT Data dengan PHP


Setelah kalian mengenal beberapa bentuk perintah SQL untuk memanipulasi atau mengolah data di MySQL, pada post ini kalian akan diperkenalkan bagaimana menerapkan konsep tersebut yang terintegrasi dengan script PHP.

Koneksi PHP ke MySQL 
Sebelum kita membahasnya lebih lanjut tentang inserting data, terlebih dahulu akan disinggung tentang bagaimana caranya melakukan koneksi dari PHP ke MySQL.

Perintah PHP untuk koneksi ke MySQL adalah:
mysql_connect(‘nama host’, ‘nama user’, ‘password’);
mysql_select_db(‘nama db’);

Keterangan:
Nama Host : nama komputer di mana MySQL nya berada, kalo berada di komputer itu sendiri maka nama hostnya: ‘localhost’, bisa juga diberi nomor IP dari komputernya.
Nama User : nama user yang memiliki hak akses ke MySQL nya Password : password dari nama user yang punya hak akses ke MySQL.
Nama DB : nama database yang akan dipilih, Contoh: Berikut ini adalah script untuk melakukan koneksi ke MySQL dengan nama host: localhost, user : root, password: root, dan nama database: contoh Sebaiknya script di atas kita simpan dalam file script tersendiri, misalkan koneksi.php. Selanjutnya script tersebut kita includekan ke dalam script lain yang di dalamnya terdapat query-query SQL.

Menjalankan Query SQL di PHP 

Setelah kita melakukan koneksi dari PHP ke MySQL, selanjutnya kita bisa menjalankan query melalui script PHP. Untuk menjalankan query SQL di PHP, kita gunakan perintah mysql_query(query);
Contoh:
<?php
include "koneksi.php";
$query = "INSERT INTO namaTabel(field1, field2) VALUES(value1, value2) "; mysql_query($query);
?>

Berikut ini contoh script PHP untuk menjalankan query SQL untuk insert data ke tabel MySQL Selanjutnya akan dibahas bagaimana mengimplementasikan konsep inserting data ke MySQL melalui script PHP yang diintegrasikan dengan form input


Studi Kasus
Dalam studi kasus ini akan dicontohkan bagaimana cara membuat form registrasi yang di dalamnya terdapat beberapa jenis komponen input seperti textbox, radiobutton, combo box, checkbox dan textarea. Form tersebut akan diterapkan dalam kasus registrasi peserta suatu seminar secara online. Untuk keperluan tersebut terlebih dahulu kita buat tabelnya.

Nama Tabel : peserta Field
id nama (int); Peserta(varchar(30)); tglLahir(date) ;tmptLahir(varchar(30)); sex (varchar(1)); alamat(text); tglDaftar(date);informasi (text);
Keterangan: Field ‘informasi’ digunakan untuk menyimpan keterangan darimana peserta seminar mendapatkan informasi tentang seminar (dari surat kabar, televisi, atau dari teman). Field ‘id’ diset bertipe data integer dan berupa auto increment. Maksud dari auto increment adalah secara otomatis akan muncul nomor urut begitu data baru dimasukkan ke dalam tabel. Field dengan tipe data DATE, harus berformat YYYY-MM-DD (tahun-bulan-tgl) Selanjutnya kita siapkan form untuk input data peserta seminarnya

FORM INPUT :
Registrasi.php

<html>
<head>
<title>Registrasi</title>
</head>
<body>
<h1>Registrasi Peserta Seminar</h1>
<form method="post" action="submitt.php">
<table>
<tr>
    <td>Nama Lengkap</td><td>:</td><td><input type="text" name="nama" /></td>
</tr>
<tr>
    <td>Alamat</td><td>:</td><td><textarea name="alamat"></textarea></td></tr>
    <tr><td>Tempat  Lahir</td><td>:</td><td><input type="text"  name="tmptLhr" /></td></tr>
    <tr><td>Tanggal Lahir</td><td>:</td> <td>
    <select name="tgl">
    <?php for($i=1; $i<=31; $i++)
    {
        echo "<option value='".$i."'>".$i."</option>";
    }
    ?>
    </select>
    <select name="bln">
    <?php for($i=1; $i<=12; $i++)
    { echo "<option value='".$i."'>".$i."</option>"; }
    ?>
    </select>
    <select name="thn">
    <?php for($i=1950; $i<=1990; $i++)
    { echo "<option value='".$i."'>".$i."</option>"; }
    ?>
    </select>
    </td>
    </tr>
    <tr><td>Jenis Kelamin</td><td>:</td><td>
    <input type="radio" name="sex" value="L" /> Laki-laki <br/>
    <input type="radio" name="sex" value="P" /> Perempuan</td></tr>
    <tr><td>Tahu informasi seminar dari mana?</td><td>:</td><td>
    <input type="checkbox"  name="info1"   value="TV" /> 
    Televisi <br  /><input type="checkbox"name="info2" value="Koran" />
    Surat Kabar<br /><input  type="checkbox" name="info3"  value="Teman" />
    Teman</td></tr>
    <tr><td> </td><td></td><td>
    <input type="submit" name="submit"  value="Submit" /></td></tr>
    </table>
    </form>
    </body>
    </html>


Setelah kita buat form registrasinya, selanjutnya kita buat form untuk proses penyimpanan data pesertanya
              Submitt.php

<?php

include "koneksi.php";
$nama = $_POST['nama'];
$alamat = $_POST['alamat'];
$tmptLhr = $_POST['tmptLhr'];
$tglLhr = $_POST['thn']. "-".$_POST['bln']. "-".$_POST['tgl'];  
// membentuk format thn- bln-tgl
$sex = $_POST['sex'];
$tglDaftar = date('Y-m-d',strtotime($tglDaftar));
// membaca tanggal sekarang (recent date) format thn-bln-tgl
// menggabungkan informasi darimana peserta mendapatkan info tentang seminar
$info = $_POST['info1']. " ".$_POST['info2']. " ".$_POST['info3'];
$query = "INSERT INTO peserta (namaPeserta, tglLahir, tmptLahir, sex, alamat, tglDaftar, informasi)
VALUES ('$nama', '$tglLhr', '$tmptLhr', '$sex', '$alamat', '$tglDaftar', '$info' )";
$hasilQuery = mysql_query($query);
if ($hasilQuery) echo "Data sudah tersimpan ke database";
else echo "Penyimpanan data gagal";
?>

Lalu membuat database di MySQL seperti arahan soal :


Nah bias kita cobaa ya program registrasi.php nya!
Nanti tampilannya akan jadi seperti ini :

Klik submit
lalu,

Cek database-nyaa


Tugas Untuk Anda 

1. Buatlah form untuk keperluan pengisian buku tamu (guestbook) dengan data yang diisikan sbb:
Nama pengisi
Email 
Situs Web 
Komentar
Buat pula sebuah tabel dalam database untuk menyimpan data isian buku tamu tersebut dengan field sbb:

tersebut dengan field sbb: 

Id                                integer            auto increment Primary Key
Nama                         varchar(30)
Email                         varchar(30)
Website                      varchar(30)
Tanggal                       date
Komentar                    text

Keterangan:
Field ‘tanggal’ digunakan untuk menyimpan informasi tanggal kapan komentar tersebut dikirim (tanggal ini secara otomatis membaca tanggal ketika komentar buku tamu disubmit)

                                                                 Bukutamu database


Membuat koneksi MySQL agar terhubung dengan PHP

save as : koneksi2.php

<?php
mysql_connect('localhost','root','');
mysql_select_db('Bukutamu');
?>


save as : registrasi2.php

<html>
<head>
<center>
<title>OUR WEDDING GUESTBOOK</title>
</head>
<body>
<h1>OUR WEDDING GUESTBOOK</h1>
<form method="post" action="submitt2.php">
<table>
<tr>
    <td>Name</td>
    <td>:<input type="text" name="nama" /></td>
</tr>
<tr>
    <td>Email</td>
    <td>:<input type="text" name="email"></textarea></td>
</tr>
<tr>
    <td>Website</td>
    <td>:<input type="text" name="web" /></td>
</tr>
<tr>
    <td>Text your comment here</td>
    <td>:<textarea name="comment"></textarea></td>
</tr
<tr>
    <td></td>
    <td><input type="submit" name="submit"  value="Submit" /></td>
</tr>
    </table>
    <center>
    </form>
    </body>
    </html>

save as : submitt2.php

<?php
include "koneksi2.php";
$Nama = $_POST['nama'];
$Email = $_POST['email'];
$Website = $_POST['web'];
$Comment = $_POST['comment'];  
$Tglkomen = date("Y-m-d");
//////////////////////////////////////
$query = "INSERT INTO guestbook(Nama, Email, Web, Tanggal, Komentar)
VALUES ('$Nama', '$Email' , '$Website' , '$Tglkomen' , '$Comment' )";
$hasilQuery = mysql_query($query);
if ($hasilQuery) echo "Welcome and Enjoy Our Wedding Party! Follow us @Weddingalala_ ";
else echo "We need your attention to submit data seriously, thanks";
?>


//////////////Tampilannya nanti kaya gini ///////////


jalankan program registrasi2.php



Isi form lalu klik submit


Apabila tampilannya seperti ini maka data berhasil terupload ke database


Cek database buku tamu, guestbook





Read More »

Yuk Belajar MySQL !


Dalam pembahasan kali ini, kita akan membahas tentang Structured Query Language (SQL) yang dapat dikatakan sebagai bahasanya database. Hampir semua aplikasi database relational, seperti MySQL, Oracle, dan Microsoft SQL Server menggunakan SQL untuk menangani perintah-perintah dalam operasional database.

Pengertian Structured Query Language (SQL)

SQL (Structured Query Language) adalah bahasa pemrograman khusus yang digunakan untuk memanajemen data dalam RDBMS. SQL biasanya berupa perintah sederhana yang berisi instruksi-instruksi untuk manipulasi data. Perintah SQL ini sering juga disingkat dengan sebutan ‘query‘.

Jenis-jenis perintah SQL
Perintah atau instruksi SQL dapat dikelompokkan berdasarkan jenis dan fungsinya.
Terdapat 3 jenis perintah dasar SQL : Data Definition Language, Data Manipulation Language dan Data Control Language.

a.  Data Definition Language (DDL) adalah jenis instruksi SQL yang berkaitan dengan pembuatan struktur tabel maupun database. Termasuk diantaranya : CREATE, DROP, ALTER, dan RENAME.

b. Data Manipulation Language (DML) adalah jenis instruksi SQL yang berkaitan dengan data yang ada dalam tabel, tentang bagaiman menginput, menghapus, memperbaharui serta membaca data yang tersimpan di dalam database. Contoh perintah SQL untuk DML : SELECT, INSERT, DELETE, dan UPDATE.

c. Data Control Language (DCL) adalah jenis instruksi SQL yang berkaitan dengan manajemen hak akses dan pengguna (user) yang dapat mengakses database maupun tabel. Termasuk diantaranya : GRANT dan REVOKE.

Selain ketiga jenis perintah SQL, terdapat juga 2 jenis SQL tambahan : Transaction Control Language, dan Programmatic SQL.

a. Transaction Control Language (TCL) adalah perintah SQL untuk proses transaksi. Proses transaksi ini digunakan untuk perintah yang lebih dari 1, namun harus berjalan semua, atau tidak sama sekali. Misalnya untuk aplikasi critical seperti transfer uang dalam sistem database perbankan. Setidaknya akan ada 2 perintah, yaitu mengurangi uang nasabah A, dan menambah uang nasabah B. Namun jika terjadi kesalahan sistem, kedua transaksi ini harus dibatalkan. Tidak bisa hanya satu perintah saja. Termasuk ke dalam TCL adalah perintah : COMMIT, ROLLCABK, dan SET TRANSACTION.

b. Programmatic SQL berkaitan dengan sub program (stored procedure) maupun penjelasan mengenai struktur database. Contoh perintah seperti : DECLARE, EXPLAIN, PREPARE, dan DESCRIBE.

Sebagai permulaan,yang perlu kamu lakukan adalah 'Download Aplikasi MySQLAplikasi MySQL Community Server dapat di download di situs resmi MySQL:  http://dev.mysql.com/downloads/mysql/.

Nah setelah koneksi ke MySQL Server dan MySQL Client berhasil, saatnya kita mempelajari perintah-perintah MySQL. Untuk Tutorial Belajar MySQL: Dasar Penulisan Query MySQL ini kita akan mempelajari format dan cara penulisan perintah (query) MySQL dengan cmd Windows, dan beberapa tata cara penulisan (syntax) MySQL

Menjalankan Perintah (query) MySQL

Setiap perintah, atau sering juga disebut “query” di dalam MySQL harus diakhiri dengan tanda titik koma “;” dan akan dieksekusi setelah tombol Enter ditekan. Selama query MySQL belum diakhiri dengan “;” maka itu dianggap masih dalam satu perintah.
Ketika kita menjalankan sebuah perintah MySQL (query), query tersebut akan dikirim dari MySQL Client ke MySQL Server untuk di proses, setelah proses selesai, hasilnya akan dikirim kembali ke MySQL Client.
Agar lebih mudah memahami query MySQL, kita akan langsung praktek beberapa query sederhana. Silahkan jalankan MySQL Server dan masuk sebagai user root dari MySQL Client (tutorialnya telah kita bahas pada Tutorial Belajar MySQL: Cara Menjalankan MySQL Server, dan Tutorial Belajar MySQL: Cara Menjalankan MySQL Client). Setelah masuk ke dalam MySQL Client (ditandai dengan awalan mysql> pada jendela cmd), kita akan mencoba beberapa perintah MySQL sederhana. Ketikkan perintah berikut:
1
2
3
4
5
6
7
8
mysql> SELECT NOW();
+---------------------+
| NOW()               |
+---------------------+
| 2014-11-13 09:21:08 |
+---------------------+
1 row in set (0.69 sec)
Contoh query diatas adalah untuk menampilkan tanggal dan waktu saat ini dengan fungsi NOW(). Query tersebut akan menghasilkan hasil yang berbeda-beda tergantung saat anda menjalankannya. Perintah SELECT kebanyakan digunakan untuk proses pembacaan data dari database, tetapi juga dapat digunakan untuk menampilkan hasil dari fungsi tambahan, seperti fungsi NOW(), yang kita coba kali ini. Hasil query MySQL akan ditampilkan dalam bentuk tabel pada cmd windows, hasil ini dikirim dari MySQL Server.

Selain hasil dalam bentuk tabel, hampir setiap perintah query, MySQL juga akan menampilkan banyaknya baris yang dipengaruhi dan lamanya waktu eksekusi. Pada contoh kita diatas, ditampilkan keterangan: 1 row in set (0.00 sec). Keterangan ini berarti query kita diproses selama 0 detik (0 second), dan mempengaruhi 1 baris (1 row). o detik disini bukan berarti query tersebut akan tampil seketika, namun karena perintah yang sederhana, MySQL (mungkin) hanya membutuhkan waktu 0,001 sekian detik untuk memproses (dibulatkan menjadi 0,00).

Sebagai contoh query lainnya, kita akan mencoba untuk menampilkan nama user yang sedang aktif dan versi MySQL Server yang digunakan pada saat ini. Untuk menampilkan keterangan ini, MySQL menyediakan fungsi USER() dan VERSION()

1
2
3
4
5
6
7
8
mysql> SELECT NOW(),USER(),VERSION();
+---------------------+----------------+------------+
| NOW()               | USER()         | VERSION()  |
+---------------------+----------------+------------+
| 2014-11-13 09:21:37 | root@localhost | 5.6.21-log |
+---------------------+----------------+------------+
1 row in set (0.11 sec)

Dapat dilihat dari contoh query tersebut, untuk setiap fungsi dipisahkan dengan tanda koma “,”. Penulisan perintah (query) MySQL juga tidak harus dalam satu baris. Misalnya, kita bisa menjalankan query berikut:
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
mysql> SELECT NOW(),
    -> USER(),
    -> VERSION();
+---------------------+----------------+------------+
| NOW()               | USER()         | VERSION()  |
+---------------------+----------------+------------+
| 2014-11-13 09:22:50 | root@localhost | 5.6.21-log |
+---------------------+----------------+------------+
1 row in set (0.00 sec)

Setelah fungsi NOW() pertama, tekan Enter untuk pindah baris, lalu ketikkan perintah sambungannya. Selama kita belum mengakhiri perintah tersebut dengan “;”, maka MySQL menganggap baris berikutnya adalah sambungan dari baris sebelumnya. Pemisahan perintah seperti diatas akan sangat berguna jika kita menuliskan query yang panjang, sehingga lebih mudah dibaca. Tanda mysql> akan berubah menjadi -> selama kita belum mengakhiri query tersebut dengan tanda titik koma “;”. Jika kita telah membuat query MySQL, namun memutuskan untuk membatalkannya, dapat dilakukan dengan kode “\c”.
Contoh querynya:
1
2
3
4
5
mysql> SELECT NOW(),
-> USER(),
-> \c
mysql>

Dapat anda perhatikan bahwa tanda -> akan kembali menjadi mysql> yang menandakan MySQL telah siap untuk perintah yang baru. Selain menggunakan “;”, query MySQL juga akan mengeksekusi perintah juga diakhiri dengan tanda “\g”.

1
2
3
4
5
6
7
8
mysql> SELECT NOW(),USER(),VERSION()\g
+---------------------+----------------+------------+
| NOW()               | USER()         | VERSION()  |
+---------------------+----------------+------------+
| 2014-11-13 09:23:19 | root@localhost | 5.6.21-log |
+---------------------+----------------+------------+
1 row in set (0.00 sec)

Tugas Untuk Anda



1.   Buatlah  database   dengan  nama  ‘dbmhs’.   Selanjutnya   buatlah  tabel untuk keperluan penyimpanan data perkuliahan mahasiswa dalam database tersebut.

Berikut ini tabel-tabelnya:

Nama Tabel : ‘MHS’

Nama Field :

nim ; namaMhs; tglLahir ;alamat

Nama Tabel :

Nama Field :

kodeMK; namaMK; sks ;smt

Nama Tabel :

 Nama Field :

nim ; kodeMK ; nilai

Tentukan  sendiri  tipe  data yang  cocok  untuk  setiap  fieldnya,  dan  tentukan PRIMARY KEY nya. Sebutkan alasan pemilihan tipe data dan PRIMARY KEY nya.



2. Selanjutnya sisipkan ke dalam masing-masing tabel 5 buah record menggunakan perintah SQL













3.   Tuliskan perintah SQL untuk proses berikut ini

- Hapus data mahasiswa yang bernim ‘M0197001’


- Hapus matakuliah yang memiliki jumlah SKS 4 yang ada di semester 2.


- Hapus matakuliah yang memiliki jumlah SKS 2 s/d 4


- Hapus matakuliah yang memiliki jumlah SKS 4 atau di semester 3


- Ubahlah  nilai  matakuliah  berkode  ‘K001’  yang  diambil  mahasiswa  bernim ‘M0197001’ menjadi 3.


- Ubahlah semua nilai mahasiswa yang mengambil matakuliah berkode ‘K001’ menjadi satu lebihnya dari nilai semula. Contoh nilai sebelumnya 2, maka diubah menjadi 2+1 = 3.



- Tampilkan data matakuliah (kode matakuliah, nama matakuliah) yang berada di semester 2
Read More »